Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 20 Juni 2026 | 16.27 WIB

Viral! Pengemudi Ojol Memohon Saat Motornya Diangkut Petugas Dishub: Saya Butuh Uang, Anak Saya Sekolah, Saya Butuh Makan!

Penertiban parkir liar oleh petugas gabungan dari Sudinhub Jaktim di wilayah Jatinegara pada Rabu (17/6). Dalam penindakan tersebut salah seorang pengemudi odol yang terjaring memohon agar kendaraannya tidak dibawa. (Pemprov DKI) - Image

Penertiban parkir liar oleh petugas gabungan dari Sudinhub Jaktim di wilayah Jatinegara pada Rabu (17/6). Dalam penindakan tersebut salah seorang pengemudi odol yang terjaring memohon agar kendaraannya tidak dibawa. (Pemprov DKI)

JawaPos.com - Beredar luas di media sosial seorang pengemudi ojek online (ojol) memohon kepada petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) saat sepeda motornya diangkut. Pengemudi ojol itu tampak emosional karena kendaraannya dibawa petugas saat mencari nafkah untuk keluarganya.

Dalam rekaman video yang dibagikan oleh akun @palopoinfoku, tampak pengemudi ojol tersebut sampai naik ke samping pintu pengemudi truk pengangkut sepeda motornya. Dengan suara lantang dia memohon agar kendaraan yang sehari-hari digunakan untuk mencari nafkah itu tidak dibawa oleh petugas.

”Tolong, Bang. Saya butuh uang, anak saya sekolah, saya butuh makan,” kata pengemudi ojol itu meminta.

Kepada petugas yang lain, pengemudi ojol itu juga memohon karena pesanan yang diambil di wilayah Jakarta Timur (Jaktim) tersebut adalah order pertama. Dia mengambil pesanan itu ke Jaktim setelah menempuh perjalanan jauh dari rumahnya di Bekasi.

Rekaman video tersebut lantas viral di media sosial (medsos) dan memicu perhatian publik. Berbagai reaksi disampaikan oleh warganet melalui komentar pada unggahan video tersebut. Atas viralnya video itu, Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jaktim menyampaikan penjelasan.

Melalui keterangan resmi, Sudinhub Jaktim mengungkapkan bahwa tindakan itu dilakukan saat petugas melaksanakan penertiban parkir liar di Jalan Jatinegara Timur. Persisnya di depan J-Town. Penertiban berlangsung pada Rabu (17/6) oleh petugas gabungan Sudinhub Jaktim, Satpol PP, Sudin Sosial, dan kepolisian.

Menurut Kepala Sudinhub Jaktim Harlem Simanjuntak, penertiban dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2014 tentang Transportasi. Dia menyebut, tindakan yang dilakukan meliputi penderekan kendaraan, angkut jaring untuk kendaraan roda dua, serta Operasi Cabut Pentil (OCP) terhadap kendaraan yang terbukti melakukan pelanggaran parkir.

Harlem mengungkapkan bahwa dalam kegiatan tersebut, petugas menindak 5 unit sepeda motor yang parkir di atas trotoar atau pedestrian jalan dengan tindakan angkut jaring. Salah satu kendaraan diketahui milik pengemudi ojol yang datang setelah kendaraannya berada di atas truk angkut.

Untuk menjaga keselamatan proses pengangkutan serta menghindari risiko terhadap petugas maupun pengguna jalan lainnya, pemilik kendaraan kemudian diarahkan mengambil kendaraannya di Kantor Sudinhub Jaktim. Namun, video ojol tersebut malah viral di medsos.
”Kami memahami kendaraan merupakan sarana utama untuk bekerja. Karena itu petugas mengedepankan pendekatan humanis dan memberikan penjelasan secara baik kepada yang bersangkutan,” kata Harlem dikutip pada Sabtu (20/6).

Harlem memastikan, setelah tiba di kantor Sudinhub Jaktim, pemilik kendaraan langsung dilayani sesuai prosedur, membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi pelanggaran, dan dapat kembali melanjutkan aktivitasnya. Kendaraannya juga sudah dikembalikan kepada pengemudi ojol tersebut.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore