Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 15 Juni 2026 | 22.11 WIB

Tragedi Brutal di Kemayoran: Kronologi Pria Meninggal Ditusuk saat Gendong Anaknya

Ilustrasi penusukan. Seorang pria di Kemayoran jadi korban penusukan brutal saat menggendong anaknya. (Freepik/EyeEm) - Image

Ilustrasi penusukan. Seorang pria di Kemayoran jadi korban penusukan brutal saat menggendong anaknya. (Freepik/EyeEm)

JawaPos.com - Sebuah tragedi memilukan terjadi di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Senin (15/6) dini hari pukul 01.05 WIB. Seorang pria bernama Asep Jakarta Sudrajat, 35, tewas mengenaskan setelah menjadi korban penusukan di Jalan Utan Panjang 3, RT 17 RW 06, Kelurahan Utan Panjang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat.

Kasus penusukan di Kemayoran ini menambah daftar panjang aksi kriminalitas jalanan di ibu kota. Pihak kepolisian bergerak mengamankan lokasi dan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi mata di tempat kejadian perkara (TKP). Korban yang diketahui bekerja sebagai karyawan swasta ini tidak berdaya saat pelaku menyerangnya secara mendadak menggunakan senjata tajam.

Kronologi Tragis: Korban sedang Menggendong Anak

Kanit Reskrim Polsek Kemayoran AKP Budi Setiadi menjelaskan, peristiwa mematikan ini berlangsung sangat cepat dan dramatis. Kejadian bermula saat suasana di sekitar Jalan Utan Panjang masih tampak sepi. Beberapa saksi mata di lokasi melihat korban sedang berjalan kaki sembari menggendong buah hatinya yang masih kecil.

Sekitar pukul 01.20 WIB, salah seorang saksi bernama Viki Amanullah tengah membawa meja untuk keperluan warga yang meninggal dunia di kawasan Jalan Utan Panjang 3 Gang Toka-toka. Di saat itulah, ketegangan mulai memuncak ketika korban berjalan ke arah pelaku yang tampaknya sudah menunggu.

Warga sekitar tidak menyangka bahwa pertemuan tersebut akan berakhir dengan pertumpahan darah. Pelaku ternyata sudah mempersiapkan senjata tajam berupa pisau dapur dan langsung mengonfrontasi korban dengan nada penuh emosi.

"Setelah itu disitu saksi melihat korban Membawa anaknya jalan menuju pelaku penusukkan. Dan dari situ pelaku penusukkan sudah membawa senjata tajam berupa pisau dapur," ujar Budi, Senin (15/6).

Detik-detik Penusukan Brutal dan Pelarian Pelaku

Sebelum melancarkan aksi kejinya, pelaku sempat meneriaki korban dengan kalimat tuduhan. Tanpa basa-basi, pelaku langsung menghardik korban di depan anaknya sendiri.

Pelaku berteriak dengan nada tinggi, "Loe kenapa Jas ninggalin gue disana sendirian,".

Mendengar ancaman dan melihat senjata tajam yang berkilat di tangan pelaku, korban tersebut langsung panik. Demi menyelamatkan sang anak dari bahaya, korban menurunkan anaknya pada saat di gedong. Tindakan responsif ini dilakukan korban agar sang buah hati tidak ikut terluka dalam keributan tersebut.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore