
Sejumlah anjing pemburu diamankan Polres Bogor pasca meninggalnya bocah berusia 9 tahun di Jasinga, Kabupaten Bogor. (Hendi Novian/Radar Bogor)
JawaPos.com - Polres Bogor resmi menetapkan pria berinisial Y sebagai tersangka dalam kasus tewasnya bocah 9 tahun akibat serangan anjing pemburu di Jasinga, Kabupaten Bogor. Pemilik anjing asal Jakarta tersebut kini terancam hukuman 5 tahun penjara.
Kasus tragis ini bermula saat korban berinisial MAS, 9, sedang mencari belut untuk memancing di area persawahan Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, pada Minggu (8/6) siang. Korban yang kaget melihat kawanan anjing pemburu babi hutan langsung berlari, namun nahas ia justru dikejar dan diserang secara brutal hingga meninggal dunia.
Kasat PPA dan PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri menuturkan, penetapan tersangka Y dilakukan setelah penyidikan mendalam dan pemeriksaan sejumlah saksi. Bukti kuat juga ditemukan pada hewan peliharaan tersangka.
"Berdasarkan keterangan beberapa saksi lalu keterangan dari pemilik anjing tersebut serta berdasarkan barang bukti dari 4 anjing 2 di antaranya di sekitar mulutnya itu ada darah bekas darah menggigit korban," kata AKP Silfi dikutip dari Radar Bogor (JawaPos Group), Senin (8/6).
Akibat kelalaiannya, tersangka Y kini dijerat dengan Pasal 474 ayat 3 dan atau Pasal 336 C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP pidana.
"Dan atau denda paling banyak kategori 5 dan atau penjara paling lama 6 bulan dan atau pidana paling banyak kategori 2," jelas AKP Silfi. Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka Y.
Peristiwa memilukan ini terjadi di sekitar kawasan hutan dan persawahan Desa Sipak. Saat kejadian, kawanan anjing pelacak tersebut ternyata sedang dilepasliarkan oleh pemiliknya untuk berburu.
"Lalu di belakangnya itu ada anjing-anjing tersebut, karena korban kaget dan berlari akhirnya dikejar oleh anjing tersebut. Anjing sedang dilepas untuk berburu babi hutan," ungkap AKP Silfi.
Usai serangan tersebut, Polsek Jasinga menerima laporan warga mengenai penemuan mayat anak laki-laki di lokasi kejadian. Kasus tewasnya bocah asal Cigudeg ini langsung memicu simpati sekaligus reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk petinggi daerah.

Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Shin Tae-yong Bajak Staf Persebaya Surabaya, Gerbong Eks Timnas Indonesia Bisa Diboyong ke Persija Jakarta
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Viral Investor MBG Ngamuk di Kantor BGN, APGI 3T Sebut Aksi Spontan Atas Potensi Kerugian Rp 1,8 Triliun
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
