Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 Juni 2026 | 05.17 WIB

Tragedi Jasinga Bogor: Bocah 9 Tahun Tewas Diterkam Anjing Pemburu Babi, Pemilik Jadi Tersangka

Sejumlah anjing pemburu diamankan Polres Bogor pasca meninggalnya bocah berusia 9 tahun di Jasinga, Kabupaten Bogor. (Hendi Novian/Radar Bogor) - Image

Sejumlah anjing pemburu diamankan Polres Bogor pasca meninggalnya bocah berusia 9 tahun di Jasinga, Kabupaten Bogor. (Hendi Novian/Radar Bogor)

JawaPos.com - Polres Bogor resmi menetapkan pria berinisial Y sebagai tersangka dalam kasus tewasnya bocah 9 tahun akibat serangan anjing pemburu di Jasinga, Kabupaten Bogor. Pemilik anjing asal Jakarta tersebut kini terancam hukuman 5 tahun penjara.

Kasus tragis ini bermula saat korban berinisial MAS, 9, sedang mencari belut untuk memancing di area persawahan Desa Sipak, Kecamatan Jasinga, pada Minggu (8/6) siang. Korban yang kaget melihat kawanan anjing pemburu babi hutan langsung berlari, namun nahas ia justru dikejar dan diserang secara brutal hingga meninggal dunia.

Polisi Temukan Bekas Darah di Mulut Anjing Pemburu

Kasat PPA dan PPO Polres Bogor AKP Silfi Adi Putri menuturkan, penetapan tersangka Y dilakukan setelah penyidikan mendalam dan pemeriksaan sejumlah saksi. Bukti kuat juga ditemukan pada hewan peliharaan tersangka.

"Berdasarkan keterangan beberapa saksi lalu keterangan dari pemilik anjing tersebut serta berdasarkan barang bukti dari 4 anjing 2 di antaranya di sekitar mulutnya itu ada darah bekas darah menggigit korban," kata AKP Silfi dikutip dari Radar Bogor (JawaPos Group), Senin (8/6).

Akibat kelalaiannya, tersangka Y kini dijerat dengan Pasal 474 ayat 3 dan atau Pasal 336 C Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP pidana.

"Dan atau denda paling banyak kategori 5 dan atau penjara paling lama 6 bulan dan atau pidana paling banyak kategori 2," jelas AKP Silfi. Saat ini, pihak kepolisian masih terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap tersangka Y.

Kronologi Tragis Bocah Jasinga Diterkam Anjing

Peristiwa memilukan ini terjadi di sekitar kawasan hutan dan persawahan Desa Sipak. Saat kejadian, kawanan anjing pelacak tersebut ternyata sedang dilepasliarkan oleh pemiliknya untuk berburu.

"Lalu di belakangnya itu ada anjing-anjing tersebut, karena korban kaget dan berlari akhirnya dikejar oleh anjing tersebut. Anjing sedang dilepas untuk berburu babi hutan," ungkap AKP Silfi.

Usai serangan tersebut, Polsek Jasinga menerima laporan warga mengenai penemuan mayat anak laki-laki di lokasi kejadian. Kasus tewasnya bocah asal Cigudeg ini langsung memicu simpati sekaligus reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk petinggi daerah.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore