Lokasi kejadian seorang bocah berusia 9 tahun meninggal diduga usai diserang anjing pemburu. Petugas TNI AD dan polisi mengevakuasi jasad korban. (Tangkapan layar video warga)
JawaPos.com - MAS, bocah berusia 9 tahun di Kabupaten Bogor, tewas mengenaskan diserang sekelompok anjing pemburu, di area persawahan Desa Sipak, Kecamatan Jasinga. Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi yang akrab disapa Jaro Ade, mendesak aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus ini demi memberikan keadilan bagi keluarga korban.
Jaro Ade menyatakan rasa prihatin yang mendalam atas hilangnya nyawa bocah malang asal Cigudeg tersebut.
"Saya atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bogor menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," ujar Jaro Ade, dikutip dari Radar Bogor (JawaPos Group), Senin (8/6).
Bagi Jaro Ade, kasus yang merenggut nyawa anak-anak tidak boleh dianggap sepele dan harus diselesaikan dengan kejelasan hukum yang mutlak.
"Baik itu musyawarah maupun proses hukum, kamu menyerahkan sepenuhnya kepada pihak keluarga, apa pun keputusan keluarga harus dihormati oleh semua pihak," katanya.
Lebih lanjut, tokoh masyarakat Bogor ini meminta aparat penegak hukum bergerak cepat secara profesional dan transparan agar pihak keluarga mendapatkan ketenangan.
"Berikan keadilan kepada korban dan keluarganya. Jangan sampai ada pihak yang menghindari tanggung jawab atas kejadian yang sangat memilukan ini," tegasnya.
Peristiwa mengerikan ini terjadi pada Minggu (7/6) sekitar pukul 11.00 WIB. Korban yang merupakan warga Kampung Tipar, Desa Argapura, Kecamatan Cigudeg, awalnya sedang asyik bermain dan berjalan menyusuri aliran sungai irigasi.
Nahas, di saat bersamaan, kawanan anjing pemburu babi hutan melintas dan langsung menyerang korban secara brutal.
Sekretaris Desa Sipak, Firdaus, membenarkan adanya insiden berdarah yang menggegerkan warga setempat tersebut.
"Korban ditemukan di area persawahan dekat sungai irigasi, kondisinya sudah penuh luka," ujar Firdaus.
Menurut saksi mata, serangan terjadi sangat cepat dan mengerikan. Warga yang berada di lokasi sempat mencoba menolong korban, namun mereka gentar karena jumlah anjing yang menyerang sangat banyak.
"Korban diserang sekitar 4 ekor anjing, warga yang melihat kejadian tidak bisa mengusir anjing-anjing tersebut sehingga meminta bantuan warga lainnya," jelas Firdaus.
Anjing-anjing agresif tersebut diketahui milik rombongan pemburu babi hutan dari luar daerah yang datang menggunakan mobil ke wilayah Jasinga. Firdaus mengungkapkan, kedatangan rombongan tersebut membawa puluhan anjing yang kini memicu keresahan warga.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022