Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Mei 2026 | 22.10 WIB

Ratusan Warga Bogor Mengungsi Akibat Banjir dan Angin Kencang

Tim BPBD Kabupaten Bogor melakukan pemantauan dan penanganan di permukiman warga yang terdampak banjir, di Desa Waru Jaya, Kecamatan Parung dan Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, pada Minggu (24/5). (BPBD Kabupaten Bogor) - Image

Tim BPBD Kabupaten Bogor melakukan pemantauan dan penanganan di permukiman warga yang terdampak banjir, di Desa Waru Jaya, Kecamatan Parung dan Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, pada Minggu (24/5). (BPBD Kabupaten Bogor)

JawaPos.com - Hujan deras berdurasi lama kembali memicu bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Akibat luapan sungai dan buruknya sistem drainase, ratusan warga terpaksa mengungsi setelah permukiman mereka terendam banjir dan diterjang angin kencang pada Minggu (24/5).

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan situasi terkini penanganan bencana dari Minggu pagi hingga Senin ini. Wilayah Kabupaten Bogor menjadi salah satu titik terdampak paling parah akibat cuaca ekstrem ini.

Banjir Rendam Dua Kecamatan di Bogor, Ratusan Jiwa Mengungsi
Banjir bandang mulai menggenangi permukiman warga pada Minggu sore pukul 16.30 WIB. Meluapnya Sungai Rengas dan Sungai Cijayanti menjadi pemicu utama masuknya air ke rumah-rumah warga, yang diperparah oleh kondisi drainase yang buruk.

Dua wilayah yang terdampak signifikan adalah Desa Waru Jaya (Kecamatan Parung) dan Desa Cijayanti (Kecamatan Babakan Madang).

"Sebanyak 611 jiwa dari 178 kepala keluarga (KK) yang terdampak harus mengungsi ke rumah kerabat atas kejadian ini. Pada Minggu malam (24/5) genangan berangsur surut dan sebagian warga membersihkan secara mandiri," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Senin (25/5).

Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah Warga

Selain banjir, cuaca ekstrem berupa angin kencang juga mengamuk di Kabupaten Bogor pada hari yang sama sekitar pukul 13.30 WIB. Fenomena ini menerjang Desa Cibeuteung Muara (Kecamatan Ciseeng) dan Desa Tamansari (Kecamatan Rumpin).

Tercatat ada 320 jiwa dari 92 KK yang terdampak langsung, dengan 4 KK di antaranya terpaksa mengungsi karena kondisi rumah yang tidak memungkinkan. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bogor, kerusakan infrastruktur mencakup 1 unit rumah rusak berat, 8 unit rusak sedang, dan 83 unit rusak ringan.

"Pascaangin kencang petugas BPBD dengan bantuan warga telah membersihkan pohon tumbang. Di samping itu, warga yang rumahnya rusak telah memperbaikinya secara mandiri," terangnya.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore