
Tim BPBD Kabupaten Bogor melakukan pemantauan dan penanganan di permukiman warga yang terdampak banjir, di Desa Waru Jaya, Kecamatan Parung dan Desa Cijayanti, Kecamatan Babakan Madang, pada Minggu (24/5). (BPBD Kabupaten Bogor)
JawaPos.com - Hujan deras berdurasi lama kembali memicu bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Akibat luapan sungai dan buruknya sistem drainase, ratusan warga terpaksa mengungsi setelah permukiman mereka terendam banjir dan diterjang angin kencang pada Minggu (24/5).
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan situasi terkini penanganan bencana dari Minggu pagi hingga Senin ini. Wilayah Kabupaten Bogor menjadi salah satu titik terdampak paling parah akibat cuaca ekstrem ini.
Banjir Rendam Dua Kecamatan di Bogor, Ratusan Jiwa Mengungsi
Banjir bandang mulai menggenangi permukiman warga pada Minggu sore pukul 16.30 WIB. Meluapnya Sungai Rengas dan Sungai Cijayanti menjadi pemicu utama masuknya air ke rumah-rumah warga, yang diperparah oleh kondisi drainase yang buruk.
Dua wilayah yang terdampak signifikan adalah Desa Waru Jaya (Kecamatan Parung) dan Desa Cijayanti (Kecamatan Babakan Madang).
"Sebanyak 611 jiwa dari 178 kepala keluarga (KK) yang terdampak harus mengungsi ke rumah kerabat atas kejadian ini. Pada Minggu malam (24/5) genangan berangsur surut dan sebagian warga membersihkan secara mandiri," ujar Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, Senin (25/5).
Angin Kencang Rusak Puluhan Rumah Warga
Selain banjir, cuaca ekstrem berupa angin kencang juga mengamuk di Kabupaten Bogor pada hari yang sama sekitar pukul 13.30 WIB. Fenomena ini menerjang Desa Cibeuteung Muara (Kecamatan Ciseeng) dan Desa Tamansari (Kecamatan Rumpin).
Tercatat ada 320 jiwa dari 92 KK yang terdampak langsung, dengan 4 KK di antaranya terpaksa mengungsi karena kondisi rumah yang tidak memungkinkan. Berdasarkan data BPBD Kabupaten Bogor, kerusakan infrastruktur mencakup 1 unit rumah rusak berat, 8 unit rusak sedang, dan 83 unit rusak ringan.
"Pascaangin kencang petugas BPBD dengan bantuan warga telah membersihkan pohon tumbang. Di samping itu, warga yang rumahnya rusak telah memperbaikinya secara mandiri," terangnya.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
