
Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta, menyegel operator parkir ilegal di kawasan Blok M Square, Senin, 11 Mei 2026 (dok. DDJP)
JawaPos.com - Panitia Khusus (Pansus) Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta bersama eksekutif meninjau langsung lokasi perparkiran Blok M Square, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin(11/5).
Hadir Ketua Pansus Jupiter didampingi Wakil Ketua Pansus Fuadi Luthfi bersama AnggotaPansus Heri Kustantp, Francine Widjojo, Muhammad Al Fatih, Ryan Kurnia, dan Andri Santosa. Sedangkan eksekutif yang hadir yakni, Kepala Unit Perparkiran (UP) Dinas Perhubungan DKI Jakarta Masdess Arouffy berserta jajaran.
Kegiatan itu mengacu pada Surat Nomor 573/HK.01.02 yang ditandatangani Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin.
Pada kesempatan itu, Jupiter memastikan peninjauan tersebut sebagai upaya pengawasan terhadap perparkiran di DKI Jakarta. Selanjutnya, aparat menyegel area pakir ilegal itu.
Jupiter menegaskan, Pansus melindungi hak-hak masyarakat dan pendapatan asli daerah. “Melindungi kerugian potensi pendapatan asli daerah,” tegas dia.
Jupiter mengatakan, langkah itu merupakan bentuk ketegasan DPRD DKI Jakarta, dalammenegakkan aturan, serta melindungi hak masyarakat dan keuangan daerah. "Berdasarkantemuan Pansus, operator parkir diduga menjalankan pengelolaan parkir, tanpa mengantongi izinsejak tahun 2023," ujar Jupiter.
Ketua Pansus Tata Kelola Perparkiran DPRD DKI Jakarta juga menemukan dugaan unsur pidanaberupa penggelapan pajak, yang berpotensi merugikan keuangan negara, dan menghilangkanpotensi pendapatan asli daerah (PAD) DKI Jakarta. "Kami meminta seluruh pihak terkait, termasuk instansi pengawasan dan aparat penegak hukum, untuk menindaklanjuti temuan inisecara serius dan transparan," katanya.
Ia menyayangkan praktik parkir ilegal di kawasan strategis seperti Blok M. Terlebih, kawasantersebut menjadi bagian penting dari program pengembangan Blok M Hub, yang diinisiasiGubernur DKI Jakarta Pramono Anung, sebagai pusat ekonomi, aktivitas UMKM, ruang kreatifanak muda, serta kawasan transportasi terintegrasi modern di Jakarta.
Menurut dia, pengelolaan parkir ke depan harus dilakukan langsung oleh UP Parkir, dengansistem cashless berbasis digital, yang terintegrasi secara real time dan dapat dimonitor secaralangsung.
"Kami tidak ingin ada lagi kebocoran maupun permainan dari oknum tertentu, yang melakukanpungutan kepada masyarakat. Pengelolaan harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan modern," kata Jupiter.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Jadi Tersangka, Ini Kronologi Penipuan yang Dilakukan Ruben Onsu
Ruben Onsu Jadi Tersangka, Begini Reaksi Pengacara Minola Sebayang
Prediksi Skor Rayo Vallecano vs Alaves: Momentum Tuan Rumah Bangkit!
Respons Tantangan Wagub Kalbar, Gubernur Jabar KDM: Mohon Maaf, Tak Maksud Membandingkan
Ruben Onsu Ditetapkan Tersangka Kasus Penipuan dan Penggelapan, Dipanggil Minggu Depan
Prediksi Skor Marseille vs Strasbourg: Rekor 15 Laga Jadi Modal Les Phoceens
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Thailand vs Vietnam Leg 1 Final Piala AFF 2026: Gajah Perang Terlalu Perkasa di Rajama
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
