
Petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Barat menerjunkan alat berat untuk mengangkut sampah di Pasar Kopro, Jakarta Barat, Selasa (31/3). (Istimewa)
JawaPos.com - Gunungan sampah yang membusuk di samping Pasar Kopro, Tanjung Duren Selatan, Jakarta Barat, akhirnya mulai ditangani. Setelah terbiar menumpuk sejak libur Lebaran, petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Barat menerjunkan alat berat untuk mensterilkan lokasi pada Selasa (31/3).
Kondisi ini sebelumnya dikeluhkan warga dan pedagang karena aroma busuk yang menyengat hingga meluber ke badan jalan.
Selain sampah rumah tangga terlihat juga ada kasur bekas, hingga limbah plastik menumpuk hitam dan becek. Yahya, 38, salah satu pedagang, mengatakan, tumpukan ini sudah ada selama sepekan lebih.
"Ini emang udah seminggu lebih kayaknya, pokoknya sejak Lebaran. Pas sehari atau dua hari sebelum Lebaran itu sempet diangkut, tapi abis itu enggak diangkut lagi, baru sekarang ini diangkut, setelah numpuk," ujar Yahya, Selasa (31/3).
Efeknya, pembeli mulai enggan mampir karena bau yang menusuk. "Bau, bau banget. Sebenernya udah biasa lah sama sampah di sini, memang di sini itu kan tempat sampah sementara, tapi karena kemarin berhari-hari sampahnya jadi membusuk, bau gitu makin bau karena numpuk," katanya.
Keterlambatan pengangkutan ini bukan tanpa alasan. Masalah teknis di TPST Bantargebang menjadi pemicu utama penumpukan sampah di berbagai wilayah Jakarta, termasuk Grogol Petamburan.
Kasatpel LH Kecamatan Grogol Petamburan Udin Mahmudin menjelaskan, kuota pengiriman sampah sempat dipangkas drastis akibat insiden longsor di Bantargebang. Dari biasanya 38 armada per hari, hanya 12 armada yang diizinkan melintas.
"Masalah sampah di RW 5 Kelurahan Tanjung Duren Selatan, ini kesampahan numpuk pasca-Lebaran. Kebetulan kita kan penanganan sampah di Bantargebang masih belum normal, akhirnya hari ini kita menerjunkan armada tiga, satu shovel (alat berat) untuk pengangkutan hari ini. Insya Allah hari ini steril," jelas Udin.
Selain kendala teknis, Ketua RW 05 Tanjung Duren Selatan, Hadi Ardiansyah, menyebut adanya warga luar wilayah yang curang dengan membuang sampah di lokasi tersebut. Padahal, tempat itu merupakan Lokasi Pembuangan Sementara (LPS) khusus warga RW 05.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022