
JawaPos.com – Longsoran sampah di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, menewaskan empat orang pada Minggu (8/3). Peristiwa tersebut terjadi di area pengolahan sampah milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berada di kawasan Kelurahan Cikiwul, Kecamatan Bantargebang.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kusumo Wahyu Bintoro, mengonfirmasi empat korban meninggal dunia dalam kejadian tersebut. Mereka adalah S (60), seorang pedagang kopi di lokasi; EW (26), pemulung; DS (22), sopir truk asal Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara; serta IS (40), yang juga bekerja sebagai sopir truk.
“Korban meninggal dunia masing-masing berinisial S, EW, DS, dan IS,” kata Kusumo dalam keterangannya di Jakarta.
Selain korban meninggal dunia, dua orang sopir truk dilaporkan selamat dalam peristiwa tersebut, yakni J dan R.
Longsor terjadi di kawasan TPST DKI Jakarta Zona 4C, RT 004 RW 004, Kelurahan Cikiwul. Tumpukan sampah yang runtuh menutup akses jalan di area TPST serta menimpa warung kopi dan beberapa truk sampah yang sedang beroperasi.
Polisi menduga masih ada korban lain yang tertimbun longsoran. Berdasarkan data sementara, jumlah korban yang berada di lokasi saat kejadian diperkirakan mencapai sekitar 10 orang, terdiri dari lima sopir truk sampah dan lima warga sekitar yang beraktivitas sebagai pemulung.
Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh seorang saksi yang tengah melakukan kontrol keamanan di area TPST setelah beristirahat di sebuah warung kopi. Ia mendengar teriakan warga mengenai adanya longsor dan melihat gunungan sampah tiba-tiba runtuh menutup jalan serta menimpa warung dan beberapa truk sampah.
Informasi kejadian kemudian segera disebarkan melalui grup komunikasi keamanan TPST sehingga petugas langsung menuju lokasi.
Personel piket dari Polsek Bantargebang yang menerima laporan langsung mendatangi tempat kejadian perkara untuk melakukan pengecekan, pendataan korban, serta membantu proses evakuasi. Hingga kini, pencarian korban masih dilakukan menggunakan alat berat berupa ekskavator.
Proses evakuasi melibatkan berbagai unsur, antara lain TNI, Polri, BPBD Kota Bekasi, BPBD DKI Jakarta, Basarnas, Dinas Lingkungan Hidup, Damkar Kota Bekasi, PMI, relawan, serta aparat Kecamatan Bantargebang dan Kelurahan Sumur Batu.
Kapolda Metro Jaya, Asep Edi Suheri, bersama Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono juga turun langsung ke lokasi untuk meninjau proses evakuasi serta memastikan penanganan korban berjalan maksimal.
Keduanya memberikan arahan kepada personel gabungan agar fokus pada pencarian korban yang diduga masih tertimbun longsoran sampah.
Sementara itu, kerugian materi akibat peristiwa ini masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. Polisi juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab longsoran tersebut.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
