
Seorang pria misterius tertangkap kamera sedang asyik mencongkel road stud atau mata kucing marka jalan di kawasan Cawang, Jakarta Timur. (Istimewa)
JawaPos.com - Aksi perusakan sekaligus pencurian fasilitas publik kembali meresahkan warga Jakarta. Seorang pria misterius tertangkap kamera sedang asyik mencongkel road stud atau mata kucing marka jalan di kawasan Cawang, Jakarta Timur, tepat sebelum underpass Cawang.
Peristiwa ini terjadi pada Selasa (10/2) dini hari, sekitar pukul 01.00 WIB. Tanpa rasa takut, pria tersebut membekali diri dengan peralatan lengkap berupa pahat dan palu untuk mencabut satu per satu komponen penting keselamatan jalan tersebut.
Beraksi Menggunakan Topeng di Tengah Malam
Untuk menutupi identitasnya, pelaku sengaja menggunakan topeng saat beraksi. Hal ini membuat wajahnya sulit dikenali oleh pengguna jalan yang melintas. Belum diketahui pasti apa motif di balik aksi nekat pria tersebut merusak fasilitas jalan raya.
Dalam video yang viral, terdengar suara perekam yang memberikan sindiran kepada pelaku.
"Copot lagi pak biar berkah," sindir perekam video saat melihat pelaku terus mencongkel mata kucing di beberapa titik.
Perekam juga mengungkapkan keprihatinannya atas sumber penghasilan pelaku yang didapat dari merusak fasilitas umum. "Gak kasihan apa sama orang rumah makan dari hasil beginian," tambahnya.
Alasan Saksi Tak Berani Menegur Langsung
Menanggapi video yang beredar, akun @kim_xxxx yang mengaku sebagai perekam, memberikan klarifikasi di kolom komentar. Ia menjelaskan mengapa dirinya tidak menghentikan aksi pelaku secara langsung di lokasi kejadian.
Ia mengaku khawatir akan keselamatannya dan kondisi kendaraannya karena pelaku membawa senjata tajam berupa alat pertukangan.
"Guys gw bantu jawab yahh. Kenapa gw gk negor karna posisi disitu gw bawa mobil. Bapaknya bawa palu dan perkakas lain. Gw gk tau dia orang situ atau bukan , yg gw takutin kalau gw teriakin malah mobil gw yg jdi sasar. Karna orang2 disitu juga gk brani negor. Bahkan pengguna jalan yg lain juga lewat cmn liat doang . Aku cmn rekam biar pada tau kalau kadang pemerintah udah lakuin yg terbaik untuk fasilitas publik, tapi karna oknum2 bgni yang bikin masyarakat lain berpikir pemerintah kurang merhatiin sarana publik," tulis akun tersebut.
Unggahan ini pun memancing beragam reaksi dari warganet. Mayoritas netizen mendukung tindakan perekam yang hanya mendokumentasikan kejadian tersebut tanpa melakukan konfrontasi fisik.
Banyak yang berkaca pada kasus-kasus sebelumnya di mana warga yang berusaha menangkap pelaku kejahatan justru berakhir dengan masalah hukum.
"Bener di rekam saja ..soale kalo di tangkep di gebukin nanti salah , nangkep kok di emin aja nanti kebiasaan enak Nyolong ngga di apa2 in sekarang nanti klo di apa2 in lapor aja ke polisi...penganiayaan," kata akun @anto_*****.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Dinas Binamarga DKI terkait perbaikan fasilitas jalan yang rusak akibat ulah oknum bertopeng tersebut.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
