
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kanan) bersama Walikota Jakarta Timur Munjirin melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Septic Tank Komunal berbasis teknologi tepat guna biogas di Rusunami Bidara Cina, Jakarta, Senin (28/07/2025).
JawaPos.com - Pembangunan infrastruktur menjadi poin utama dalam berbagai usulan masyarakat saat Sidang Pleno Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan tahun 2026 di wilayah Jakarta Timur. Berbagai kebutuhan fisik yang mendukung kesejahteraan masyarakat menjadi fokus utama usulan yang diajukan.
"Dalam Musrenbang Kecamatan 2026 ini terdapat beberapa usulan warga seperti pembangunan turap, pembangunan sekolah, pembangunan Puskesmas," ungkap Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin, kemarin (21/1).
Kegiatan Musrenbang yang melibatkan seluruh jajaran Pemerintah Kota Jakarta Timur memiliki tujuan khusus untuk mendengar dan mendokumentasikan segala usulan dari masyarakat sesuai dengan kebutuhan di setiap wilayah. Usulan yang masuk mencakup tiga kategori utama, yaitu usulan fisik atau infrastruktur, usulan barang, dan usulan bidang sosial.
"Setelah proses pertemuan Musrenbang selesai, seluruh usulan yang terkumpul akan ditindaklanjuti ke tingkat provinsi dengan harapan dapat menyelesaikan permasalahan yang ada sehingga tidak muncul kembali di tahun mendatang, " terangnya.
Sebelum pelaksanaan Musrenbang kecamatan, telah dilakukan tahapan "Rembuk RW" yang kemudian dipaparkan oleh setiap camat dalam sesi pembukaan sidang pleno Musrenbang. Dari seluruh usulan yang dipaparkan para camat, jenis usulan yang paling banyak diajukan adalah terkait perbaikan jalan, pembangunan turap kali, pelebaran saluran air, serta pembangunan ulang sekolah dan Puskesmas yang sudah tidak layak digunakan.
"Ada juga pembangunan Sasana Krida Karang Taruna (SKKT) yang memang dibutuhkan oleh para pemuda untuk aktivitas di wilayah," ujarnya.
Diketahui, selain usulan dari masyarakat Jakarta Timur, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga menyoroti sejumlah isu strategis yang perlu menjadi fokus masing-masing wilayah di Provinsi DKI Jakarta. Di Jakarta Pusat, arah kebijakan difokuskan pada pertumbuhan jasa keuangan dan bisnis, pengembangan pusat riset kesehatan global, serta peningkatan produktivitas perdagangan.
Misalnya, untuk Jakarta Utara, perhatian diberikan pada pengembangan destinasi wisata pesisir dan budaya, serta peningkatan akses dan konektivitas menuju Kepulauan Seribu.
Di Jakarta Barat, fokus pengembangan ditujukan pada ekonomi bisnis pergudangan dan logistik, fasilitas penunjang pendidikan tinggi, serta pemajuan aspek sosial budaya untuk mendukung pariwisata.
Sementara itu, Jakarta Selatan difokuskan pada pembangunan yang meningkatkan produktivitas bisnis berinvestasi tinggi, pengembangan pusat retail dan inovasi bisnis, ekonomi kreatif, serta peningkatan kualitas serapan air dan pengendalian kualitas udara.
Bagi Jakarta Timur, Gubernur mengarahkan agar fokus pada empat bidang utama, yaitu pengembangan bisnis pergudangan dan logistik, peningkatan produktivitas industri 4.0 serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), peningkatan integrasi dan konektivitas transportasi publik, serta optimalisasi ketahanan pangan. Sedangkan untuk Kepulauan Seribu, pembangunan difokuskan pada pengembangan wisata perairan pesisir, lumbung pangan, dan peningkatan ekonomi biru.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
11 Barang yang Secara Psikologi Jadi Pemborosan Orang Miskin tapi Tak Pernah Dibeli Orang Kaya
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Suasana di Dalam Tenda Glamping Tempat Satu Keluarga Tewas di Temanggung
Harga Pasaran 4 Pemain Lokal Ini Bikin Kaget! Meroket usai Bawa Persebaya Surabaya Finis Papan Atas
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Ramadhan Sananta, Mesin Gol Baru Era Bernardo Tavares
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
