
Petugas mempersiapkan bahan semai berupa NaCl dan CaO untuk Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) tahap keempat tahun 2025 berakhir hari ini Kamis (21/8).(istimewa)
JawaPos.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memulai Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) mulai Jumat (16/1). Langkah ini diambil untuk mencegah potensi cuaca ekstrem dan banjir yang mengancam ibu kota.
Operasi ini akan berlangsung selama lima hari hingga 20 Januari 2026. BPBD DKI Jakarta menggandeng BMKG dan TNI AU untuk memastikan awan hujan "dijatuhkan" di laut sebelum mencapai daratan Jakarta.
Pada hari pertama, tim gabungan langsung tancap gas. Bertempat di Bandara Halim Perdanakusuma, pesawat CASA 212 milik TNI AU dikerahkan untuk menyemai bahan semai di atas perairan Selat Sunda.
Sebanyak dua kali penerbangan (sortie) dilakukan hari ini dengan total 1.600 kilogram Natrium Klorida (NaCl) atau garam dapur yang disebarkan ke langit.
"Operasi Modifikasi Cuaca ini merupakan langkah preventif untuk mengurangi potensi hujan berintensitas tinggi yang dapat berdampak pada genangan dan banjir di wilayah DKI Jakarta. Seluruh pelaksanaan dilakukan berdasarkan analisis meteorologi dan hasil pemantauan cuaca terkini," ujar Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Isnawa Adji, Jumat (16/1).
Strategi utama OMC kali ini adalah meluruhkan awan hujan agar presipitasi terkonsentrasi di wilayah perairan, bukan di pemukiman warga. Berikut rincian penerbangannya:
- Sortie 1 (13.28 – 14.48 WIB): Pesawat terbang di ketinggian 8.000-12.000 kaki membawa 800 kg garam.
- Sortie 2 (15.40 – 17.30 WIB): Penyemaian dilakukan di ketinggian 9.000 kaki dengan beban 800 kg garam.
BPBD, BMKG, dan TNI AU akan mengevaluasi kondisi atmosfer setiap harinya untuk menentukan titik penyemaian paling efektif selama sisa masa operasi.
Meski teknologi modifikasi cuaca sudah dikerahkan, BPBD DKI Jakarta mengimbau warga untuk tidak lengah. Potensi hujan lebat disertai kilat dan angin kencang masih mungkin terjadi.
Masyarakat diminta aktif menjaga kebersihan saluran air dan memantau informasi terkini. Jika terjadi kondisi darurat, warga bisa menghubungi layanan Jakarta Siaga 112.

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
