Eskavator mengangkat gorong-gorong saat pembangunan Taman Bendera Pusaka di Taman Ayodya Barito, Jakarta Selatan, Senin (27/10/2025). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Jakarta akan segera memiliki ikon baru. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dijadwalkan meresmikan Taman Bendera Pusaka pada bulan Februari mendatang. Proyek ambisius yang menyatukan Taman Langsat, Taman Ayodya, dan Taman Leuser ini telah dikerjakan sejak Agustus 2025.
Kehadirannya diprediksi akan menjadi magnet baru bagi warga Jakarta yang haus akan ruang terbuka hijau yang estetik dan fungsional.
"Nanti sebentar lagi mudah-mudahan bulan depan saya juga akan meresmikan taman Bendera Pusaka yang akan sudah jadi," ujar Pramono di Cakung, Jakarta Utara, Selasa (6/1).
Bagi pecinta olahraga, Taman Bendera Pusaka menawarkan fasilitas modern di lokasi yang sangat strategis, tepat di jantung Kebayoran Baru dekat kawasan Blok M.
Pemprov DKI telah menyediakan sarana olahraga lengkap, mulai dari lapangan tenis hingga lintasan lari yang cukup panjang. Pramono Anung berharap fasilitas ini bisa mengurai kepadatan warga yang biasanya terpusat di Gelora Bung Karno (GBK).
"Jogging tracknya 1,2 kilometer, menjadi alternatif baru bagi warga Jakarta untuk berolahraga. Jangan hanya di GBK, bisa juga menggunakan Taman Bendera Pusaka," ungkap Pramono.
Pembangunan taman ini dilakukan setelah relokasi pedagang hewan peliharaan di Pasar Barito. Para pedagang dipindahkan ke Sentra Fauna Lenteng Agung.
Meski sempat diwarnai penolakan, proses transisi berjalan lancar setelah pemerintah memberikan insentif berupa fasilitas sewa gratis selama enam bulan bagi para pedagang yang pindah.
Makna di Balik Nama "Bendera Pusaka"
Menariknya, taman ini hampir dinamai Taman ASEAN karena lokasinya yang berdekatan dengan kantor Sekretariat ASEAN. Namun, rumitnya birokrasi internasional membuat Pramono memilih nama lain yang tak kalah bermakna.
Nama "Bendera Pusaka" dipilih bukan tanpa alasan. Nama ini sengaja diusung untuk menyelipkan pesan historis bagi generasi muda tentang perjuangan bangsa Indonesia.
Meskipun batal menggunakan nama ASEAN untuk tamannya, Pramono memastikan kerja sama dengan organisasi Asia Tenggara tersebut tetap berjalan dalam bentuk lain.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
