Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Desember 2025 | 23.09 WIB

Tabrak 21 Orang di SDN 01 Cilincing, Sopir Bantah Panik dan Salah Injak Gas: Mobil Ngegas Sendiri

Tampang Adi Irawan, 33, sopir mobil pengangkut Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak 21 korban di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12). (Istimewa) - Image

Tampang Adi Irawan, 33, sopir mobil pengangkut Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak 21 korban di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12). (Istimewa)

JawaPos.com - Tragedi mobil pengangkut Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang menabrak 21 korban di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, menyisakan misteri. Sopir mobil, Adi Irawan, 33, akhirnya buka suara.

Melalui video veredar, Adi membantah tudingan salah injak pedal atau panik. Ia bersikeras bahwa mobil berwarna putih bernomor polisi B 2093 UIU itu tiba-tiba kehilangan kendali dan "ngegas sendiri."

Adi Irawan, yang tinggal di Kalibaru, Jakarta Utara, membantah bahwa ia sedang terburu-buru saat kejadian. Ia mengaku hendak memarkir mobil seperti biasa di depan sekolah setelah upacara selesai.

Namun, saat proses parkir itulah, insiden kecelakaan ini terjadi.

"Nah waktu itu gak tahu kenapa ngegas sendiri gitu. Makanya saya injek rem gak dapat, nah di situ baru dapat remnya," kata Adi dikutip JawaPos.com, Kamis (11/12).

Ia juga membantah panik yang menyebabkan mobil hilang kendali, mengingat ia sudah terbiasa memarkir di lokasi tersebut.

"Gak pak, gak panik. Biasaya juga kan saya parkir di situ udah berhenti," katanya.

Adi juga yakin kakinya tidak tersangkut karpet mobil, yang sering menjadi penyebab kecelakaan mobil.

"(kaki) Gak nyangkut (karpet) gak nyangkut," katanya.

Saat ditanya mengapa tidak menarik rem tangan, Adi mengakui hal itu tidak terlintas di pikirannya.

"Gak kepikiran," katanya.

Gubernur Pramono: Sopir Baru

Insiden tragis ini menyebabkan 21 korban luka-luka, terdiri dari 20 murid SD dan 1 orang guru. Mereka langsung dilarikan ke RSUD Koja dan RSUD Cilincing.

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, memastikan penanganan medis bagi para korban berjalan maksimal. Ia juga mengungkap fakta bahwa Adi Irawan merupakan sopir baru untuk pengantaran makanan di sekolah tersebut.

"Sebenarnya setiap hari juga mengantar makanan di tempat itu, karena sopirnya ganti," kata Pramono.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore