
Ayu Puspita, owner wedding organizer, tersangka kasus penipuan dan penggelapan dengan korban mencapai ratusan orang dengan total kerugian diperkirakan mencapai Rp 16 miliar. (tiktok: bolehjadi666)
JawaPos.com - Walau masih pendalaman, Polres Metro Jakarta Utara (Jakut) mengungkap motif Ayu Puspita menipu puluhan korban melalui Wedding Organizer (WO) miliknya. Menurut Kapolres Metro Jakut Kombes Erick Frendriz, motif yang sudah tampak sejauh ini adalah ekonomi.
Namun demikian, penyidik Polres Metro Jakut masih harus melakukan pendalaman. Mengingat Ayu dan seorang laki-laki bernama Dimas barus saja ditetapkan sebagai tersangka pada Selasa (9/2). Penetapan tersangka itu dilakukan setelah keduanya diamankan oleh Polres Metro Jakarta Timur (Jaktim) dan diserahkan kepada Polres Metro Jakut.
”Masih pendalaman, ini kan masih belum selesai ya. Masih belum selesai, tentunya motifnya yang pasti ekonomi, kebutuhan ekonomi,” kata Erick.
Orang nomor satu di Polres Metro Jakut itu menyampaikan bahwa Ayu dan Dimas masih berada di Polres Metro Jakut. Keduanya sudah ditahan sebagai tersangka. Untuk pendalaman, Polres Metro Jakut juga berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya. Sebab, ada dugaan tindak pidana dilakukan di luar wilayah hukum Polres Metro Jakut.
”Kami nanti tetap akan berkoordinasi dengan Polda (Metro Jaya) karena ada beberapa TKP lintas wilayah yang tentunya memerlukan koordinasi lebih lanjut,” ujarnya.
Erick memang belum bisa merinci kerugian yang dialami oleh korban, namun dia memastikan bahwa kerugian tersebut beragam. Sebab Ayu melalui WO miliknya menawarkan paket pernikahan dengan berbagai kelengkapannya. Mulai tempat, dekorasi, pakaian, makanan, sampai dokumentasi dan hiburan. Beberapa korban melaporkan Ayu karena salah satu item dalam kontrak tidak dipenuhi.
”Yang pasti bervariasi. Tidak hanya katering, tapi ada beberapa item dari perlengkapan resepsi itu yang tidak terpenuhi oleh pelaku,” imbuhnya.
Sejauh ini laporan yang masuk ke Polda Metro Jaya mencatat ada 87 korban dari perbuatan yang dilakukan oleh Ayu dan Dimas dalam operasional WO By Ayu Puspita Wedding Service and Planner. Pendalaman tengah dilakukan oleh polisi dengan memeriksa puluhan korban tersebut satu per satu. Termasuk menghitung kerugian yang dialami oleh korban. Meski belum ada angka pasti, kerugian korban ditaksir mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
