
Ayu Puspita, Wedding Organizer yang Diduga Lakukan Penipuan hingga Resepsi Tanpa Makanan. (Kolase Thread @cindyangelina)
JawaPos.com - Pemilik Wedding Organizer (WO) bernama Ayu Puspita resmi menjadi tahanan Polres Metro Jakarta Utara (Jakut). Dia ditahan sebagai tersangka kasus dugaan penipuan terhadap puluhan klien dengan nilai kerugian mencapai ratusan juta rupiah.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto sudah mengkonfirmasi penahanan yang dilakukan oleh polisi terhadap Ayu Puspita. Dia menyampaikan bahwa Ayu Puspita ditahan di Polres Metro Jakut sementara 3 tersangka lainnya diserahkan kepada Polda Metro Jaya.
”Benar tersangka A (Ayu Puspita) ditahan di Jakut dan 3 tersangka lainnya digelarkan di Wasidik Polda Metro Jaya untuk proses penanganannya, karena 3 tersangka lainnya TKP di luar Jakut,” terang dia.
Sebelum diserahkan kepada Polres Metro Jakut, rumah Ayu Puspita yang berada di wilayah Jakarta Timur (Jaktim) sempat digeruduk oleh massa pada Minggu sore (7/12). Massa yang tidak lain adalah korban WO milik Ayu mengamuk dan meminta pertanggungjawaban. Kini, Ayu sudah diproses hukum dan menjalani penahanan di Polres Metro Jakut.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
