Pemprov DKI Jakarta pastikan stok pangan jelang Natal dan Tahun Baru aman
JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta memastikan ketersediaan pangan strategis untuk menghadapi momentum Natal dan Tahun Baru dalam kondisi aman. Mulai dari beras, cabai, daging, dan komoditas lainnya.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Suharini Eliawati menuturkan, seluruh komoditas utama pangan itu berada pada status cukup berdasarkan hasil prognosa kebutuhan dan ketersediaan per Desember 2025.
“Stok pangan strategis di DKI berada pada kondisi aman. Ketersediaan di berbagai BUMD, BUMN, dan jalur distribusi mencukupi kebutuhan masyarakat selama Nataru,” ujar Suharini.
Dia mencontohkan kebutuhan beras untuk periode Nataru diperkirakan mencapai 79.734 ton, sedangkan ketersediaan mencapai 153.342 ton. Artinya, pasokan masih sangat mencukupi. “Stok beras itu tersebar di Bulog, Food Station, Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), distributor, serta pedagang di pasar tradisional dan modern,” terangnya.
Sementara untuk daging sapi/kerbau, kebutuhan masyarakat untuk Nataru sebesar 6.138 ton, sementara ketersediaannya mencapai 19.823 ton. Pasokan daging itu tersedia melalui Bulog, Dharma Jaya, rumah potong hewan, importir, dan pedagang pasar. Stok daging ayam juga aman dengan kebutuhan 15.469 ton dan ketersediaan 35.279 ton.
Selanjutnya, untuk komoditas telur ayam ras, kebutuhan Nataru sebanyak 10.030 ton, sementara ketersediaan mencapai 11.033 ton. Lalu, untuk komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang, seluruhnya dalam status aman.
Perinciannya, Cabai rawit merah kebutuhan 2.111 ton, ketersediaan 3.483 ton; cabai merah keriting kebutuhan 2.856 ton, ketersediaan 4.194 ton; bawang merah, kebutuhan 2.380 ton, ketersediaan 4.150 ton; serta bawang putih kebutuhan 1.939 ton, ketersediaan 4.906 ton.
“Ketersediaan gula pasir juga aman dan cukup. Stoknya ada sebanyak 32.619 ton, jauh di atas kebutuhan sebesar 5.504 ton. Sementara minyak goreng tersedia 35.390 ton, melebihi kebutuhan 18.007 ton,” katanya.
Menurut Suharini, meski stok aman, Pemprov DKI masih terus memantau pergerakan harga serta mengoordinasikan distribusi bersama BUMD serta Bulog, agar stabilitas pangan tetap terjaga.
“Dengan stok yang tersedia saat ini, masyarakat tidak perlu khawatir. Pemerintah memastikan seluruh komoditas strategis mencukupi hingga pasca Nataru,” ujarnya.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
