
Ilustrasi: SItuasi jalanan macet di Jakarta. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Ibu Kota Jakarta selalu identik dengan kemacetan dan kepadatan luar biasa. Angka resmi menunjukkan penduduk Jakarta yang memiliki NIK (secara administratif) hanya 11 juta orang. Namun, data global PBB mencatat angka yang jauh lebih 42 juta jiwa.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akhirnya buka suara. Kepadatan ekstrem ini ternyata disebabkan oleh mobilitas harian jutaan orang dari 8 kota/kabupaten penyangga yang beraktivitas di Jakarta.
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Chico Hakim menjelaskan, setiap hari, jutaan orang berbondong-bondong datang dari wilayah sekitar. Mereka menjadikan Jakarta sebagai pusat kegiatan.
Inilah 8 kota/kabupaten yang membuat Jakarta serasa dihuni 42 juta penduduk secara fungsional:
Mobilitas ini berlangsung setiap hari dengan berbagai tujuan. Mulai dari urusan pekerjaan, pendidikan, bisnis, kesehatan, hingga layanan publik.
"Kota Bogor, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Bogor, Tangerang Selatan, Depok, Kota Bekasi, Kota Tangerang, Kabupaten Bekasi," ujar Chico, Kamis (27/11).
Ia menegaskan, pergerakan inilah yang menjadi penyebab utama kepadatan Jakarta yang terasa masif. "Mobilitas inilah yang membuat Jakarta terasa jauh lebih padat daripada jumlah penduduk resminya," bebernya.
Chico Hakim lantas menjelaskan perbedaan cara penghitungan yang kerap membingungkan. Penduduk Jakarta dihitung dengan dua cara berbeda. Secara administratif terdapat 11 juta orang resmi ber-NIK. Sedangkan secara fungsional mencapai 42 juta.
Politikus PDIP itu menegaskan bahwa angka 42 juta yang menjadi rujukan media nasional sesungguhnya adalah prediksi pergerakan urbanisasi. Angka ini melihat pergerakan secara fungsional di wilayah megapolitan Jabodetabek.
"Jadi, 42 juta itu adalah prediksi pergerakan urbanisasi di kota megapolitan," tegasnya.
Sebelumnya, Laporan PBB dalam World Urbanization Prospects 2025 menempatkan Jakarta di urutan pertama sebagai kawasan urban terbesar di dunia. Dengan populasi mencapai 42 juta jiwa secara fungsional, wilayah ini melampaui kota-kota besar global lainnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan Tata Niaga Minyak Goreng, Mafia Pangan Bakal Disikat Habis
Prediksi Line Up PSG Menghadapi Arsenal di Final Liga Champions
Link Live Streaming PSG vs Arsenal Malam Ini Final Liga Champions, Siaran Langsung Jam Berapa dan Tayang di TV Mana?
3 Calon Pelatih Liverpool Musim Depan, Semua Masih Muda dan Bertalenta!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor PSG vs Arsenal di Final Liga Champions 2025/2026! Les Parisiens Unggul Tipis
Bicara Kartu Merah: Arema FC Paling Brutal, Semua Perlu Belajar dari Borneo FC!
Berikut 3 Bek yang Dirumorkan Merapat ke Persebaya Surabaya! Ada Yusuf Meilana Hingga Bek Tengah Brasil
Prediksi Final Liga Champions 2026: PSG vs Arsenal, Les Parisiens Diunggulkan, The Gunners Butuh Keajaiban
Persib Bandung Ungkap Penyebab Masuk Daftar Banned FIFA, Bukan Tunggakan Gaji!
