
Nenek dari Alvaro Kiano Nugroho yang bernama Sayem memberikan keterangan kepada wartawan di kediamannya di Pesanggrahan, Jakarta Selatan. (Luthfia Miranda Putri/Antara)
JawaPos.com - Harapan keluarga melihat Alvaro Kiano Nugroho tumbuh besar pupus, sejak polisi memastikan bocah berusia 6 tahun itu ditemukan meninggal dunia di tangan ayah tirinya, Alex Iskandar.
Polisi mengungkap motif di balik tindakan jahat yang dilakukan oleh Alex kepada Alvaro. Rupanya, dia menyimpan dendam kepada ibu korban.
Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto mengungkap hal itu saat diwawancarai oleh awak media pada Selasa (25/11).
Dia menyampaikan bahwa Alex yang tewas gantung diri di Ruang Konseling Polres Metro Jakarta Selatan (Jaksel) itu sudah lama menyimpan dendam kepada ibu kandung Alvaro, yang tidak lain adalah istrinya sendiri.
Menurut Budi, Alex dendam lantaran yakin istrinya menjalin hubungan dengan pria lain. Sehingga dia mencari cara untuk membalas perbuatan tersebut.
Dalam rekam jejak percakapan di ruang digital, polisi mendapati ada komunikasi antara Alex dengan ibu kandung Kiano. Salah satunya berkaitan dengan keinginan untuk balas dendam.
”Dari handphone yang diamankan (oleh polisi), terlapor terang-terangan menulis kalimat ’gimana caranya gue balas dendam’. Kalimat itu muncul berulang kali dalam konteks kemarahan serta rasa sakit hati yang ditujukan kepada pihak tertentu,” jelas Budi Hermanto.
Berdasar hasil penelusuran yang dilakukan oleh polisi, Alex sengaja menculik dan membunuh Alvaro. Alasannya tidak lain karena dia merasa kesal sudah diselingkuhi oleh ibu korban.
Sebelum tewas gantung diri, Alex juga sudah menyampaikan pengakuan bahwa dia memang menghabisi nyawa anak tirinya karena cemburu dan merasa dendam.
”Dari chat itu, muncul adanya dugaan perselingkuhan yang dilakukan oleh istrinya. Nah, di situ ada motif tersendiri terhadap tersangka itu untuk melakukan pembunuhan terhadap anak. Karena anak adalah anak tiri dari tersangka,” terang Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan AKBP Ardian Satrio Utomo kepada awak media.
Sebelumnya, ibu korban yang bernama Arumi membuat laporan kehilangan Alvaro ke Polsek Pesanggrahan. Laporan dibuat sekitar 8 bulan lalu. Saat itu Alvaro baru saja hilang.
Kini, Alvaro ditemukan tidak bernyawa dalam keadaan sudah tinggal tulang belulang atau kerangka. Dia diculik oleh ayah tirinya bernama Alex Iskandar. Alex juga yang menghabisi nyawa Alvaro.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
