
Ilustrasi garis polisi berwarna kuning. (Pixabay.com)x
JawaPos.com - Laporan hilang dari pendemo akhir Agustus bernama M. Farhan Hamid dan Reno Syahputra Dewo memang belum diterima oleh Polres Metro Jakarta Pusat (Jakpus). Namun, polisi tetap mencocokkan DNA 2 kerangka manusia yang ditemukan di Gedung ACC, Kwitang, Senen, Jakpus dengan sampel DNA keluarga 2 orang hilang tersebut.
Menurut Kasat Reskrim Polres Metro Jakpus AKBP Roby Saputra, pendalaman atas temuan 2 kerangka manusia tersebut masih berlangsung di Rumah Sakit Polri Kramat Jati. Adalah Tim Kedokteran Forensik Polri yang melakukan seluruh rangkaian pengambilan dan pencocokkan sampel DNA. Saat ini, Polres Metro Jakpus masih menunggu hasil kerja tim tersebut.
”Kami masih menunggu hasil dari tim kedokteran forensik RS Polri,” kata Roby kepada awak media di Jakarta pada Sabtu (1/11).
Roby mengakui bahwa meski belum ada laporan korban hilang ke Polres Metro Jakpus, aparat kepolisian tetap mencocokkan DNA 2 kerangka manusia tersebut dengan sampel DNA dari keluarga 2 orang pendemo yang hilang. Sebab, Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) sudah menerima laporan orang hilang pasca aksi demo akhir Agustus lalu.
”Ada yang lapor kehilangan (keluarga kepada) KontraS, itu mungkin akan dicocokkan,” ujarnya.
Sebelumnya, Kapolres Metro Jakpus Kombes Susatyo Purnomo Condro menyampaikan bahwa 2 kerangka manusia tersebut ditemukan dalam kondisi hangus terbakar. Kedua kerangka manusia itu sudah tidak dikenali. Susatyo menyebut, lokasi persis penemuan 2 kerangka manusia tersebut berada di Lantai 2 Gedung ACC. Kedua kerangka manusia tersebut ditemukan oleh petugas yang merenovasi gedung.
”Laporan awal kami terima pada hari kamis, 30 Oktober 2025 dari tim teknis gedung yang akan melakukan pengecekan konstruksi dalam rangka renovasi karena kondisi gedung sudah terbakar habis,” ungkap Susatyo saat dikonfirmasi pada Jumat (31/10).
Lebih lanjut, Susatyo menyatakan bahwa pihaknya sudah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Sementara kedua kerangka manusia tersebut sudah berada di Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk pemeriksaan forensik dan pemeriksaan DNA. Dia menyebut, sampel DNA kedua kerangka manusia itu diambil untuk diperiksa dan dicocokan dengan sambal DNA lain.
”Hasil olah TKP, ditemukan 2 kerangka manusia yang tertimbun plafon yang terbakar. Kami masih menunggu hasil dari Tim Kedokteran Forensik Rumah Sakit Polri. Perkembangan akan kami sampaikan,” jelasnya.

Prediksi Skor Kolombia vs Ghana di Piala Dunia 2026: Misi Los Cafeteros Lolos 16 Besar, Siap Kirim Pulang Wakil Afrika
Prediksi Skor Australia vs Mesir di 32 Besar Piala Dunia 2026: The Pharaohs Menang Tipis Lewat Duel Sengit
Prediksi Skor Swiss vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Granit Xhaka Cs Siap Libas El Khadra Demi Tiket 16 Besar
Prediksi Skor Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026: Lamine Yamal Jadi Pembeda
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di 32 Besar Piala Dunia 2026: Joao Felix Pede Singkirkan Skuad Vatreni!
Brasil vs Norwegia: Memori 1994 dan 1998, Misi Balas Dendam Generasi Emas Erling Haaland di Piala Dunia 2026
Penjelasan Gol Offside Kroasia ke Gawang Portugal! Keputusan Kontroversial di 32 Besar Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Spanyol vs Austria: Bursa Taruhan Jagokan La Roja, Opta Klaim Peluang Menang 70,6 Persen
Kemenhub Ungkap Kronologi Putus Kontak Pesawat PK-RCY di Balinggama Papua, Pilot Dilaporkan Meninggal Dunia
Prediksi Skor Portugal vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Cristiano Ronaldo Cs Lolos ke 16 Besar
