
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan mengenai polemik dana mengendap di Bandung, Rabu (22/10/2025). (ANTARA/Ricky Prayoga)
JawaPos.com - Kecelakaan kendaraan oleh truk-truk pertambangan sering terjadi di Parung Panjang dan sekitarnya. Bukan semata kesalahan human error, kecelakaan juga terjadi akibat kendaraan truk pertambangan yang memang sudah tidak layak pakai atau tidak layak beroperasi.
Dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Jawa Barat, kemarin, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi atau KDM menyampaikan fakta mengejutkan bahwa uji KIR terhadap kendaraan truk pertambangan selama ini ternyata terjadi kesalahan fatal alias malapraktik.
"KIR yang dibuat selama ini, yang di KIR bukan mobilnya tapi surat-suratnya," kata KDM di hadapan para anggota DPRD Provinsi Jawa Barat.
Kesalahan KIR yang dilakukan dinas perhubungan kabupaten/kota terhadap truk-truk pertambangan mengakibatkan kecelakaan kerap terjadi di wilayah Parung Panjang dan sekitarnya. Mengingat sejumlah kendaraan truk tambang tersebut memang sudah rusak atau tidak layak untuk beroperasi.
Selain itu, kendaraan truk tambang yang tidak prima juga kerap mengakibatkan terjadinya truk tambang mogok di Parung Panjang dan sekitarnya. Dari mulai ban meledak, mesin rusak, salah satu bagian kendaraan patah, dll.
Dampak mogoknya kendaraan truk tambang di Parung Panjang dan sekitarnya memperparah kemacetan jalanan, sehingga menghadirkan jalur neraka pada ribuan warga pengguna jalan raya.
Tak mau terjadi malapraktik lagi dalam ujian KIR untuk truk pertambangan, Dedi Mulyadi akan mengeluarkan Peraturan Gubernur Pemerintah Jawa Barat yang mengatur KIR kendaraan pertambangan dilakukan di perusahaan otomotif yang mengeluarkan kendaraan tersebut.
"Kebijakan Pemerintah Provinsi akan meminta kabupaten/kota agar KIR dikakukan bukan oleh dinas perhubungan kabupaten/kota. KIR mestinya dilakukan oleh perusahaan bengkel resmi yang mengeluarkan mobil itu," ungkapnya.
Menurut Dedi Mulyadi, ketika terjadi kecelakaan akibat kendaraan tidak layak beroperasi, maka yang harus bertanggung jawab bukan dinas perhubungan, melainkan perusahaan otomotif yang mengeluarkan kendaraan tersebut.
"Kalau mobilnya mengalami kecelakaan, maka yang bertanggung jawab adalah bengkel resmi dari perusahaan mobil tersebut," papar KDM

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
