
Kapolrestro Jakarta Pusat Kombespol Susatyo Purnomo Condro mengenakan peci hitam saat pengamanan aksi unjuk rasa terkait Palestina di Silang Selatan Monas Jakpus, Minggu (12/10). (Humas Polres Jakpus)
JawaPos.com - Suasana berbeda tersaji dalam pengamanan aksi unjuk rasa bertajuk 'Solidaritas Pemuda Indonesia untuk Palestina' di kawasan Silang Selatan Monas, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (12/10).
Dalam pengamanan aksi unjuk rasa itu, terlihat banyak aparat pengamanan dari kepolisian menggunakan peci hitam.
Aksi yang digelar oleh Aliansi Pemuda Indonesia untuk Palestina (API Palestina) ini dimulai sekitar pukul 06.00 WIB dan diikuti ribuan peserta dari berbagai elemen masyarakat. Aksi tersebut berlangsung hingga pukul 10.00 WIB.
Kapolres Metro Jakarta Pusat (Jakpus) Kombespol Susatyo Purnomo Condro, mengatakan sebanyak 1.722 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek jajaran diterjunkan untuk mengamankan aksi unjuk rasa.
Ia memastikan seluruh personel pengamanan telah diinstruksikan untuk tidak membawa senjata api selama bertugas. Pendekatan yang digunakan aparat adalah humanis dan persuasif.
“Kami pastikan personel di lapangan tidak dibekali senjata api. Pendekatan kami adalah melayani peserta aksi dengan ramah, humanis, dan tetap profesional. Ini adalah bentuk penghormatan terhadap demokrasi dan kebebasan menyampaikan pendapat,” kata Susatyo di lokasi.
Susatyo menjelaskan, peserta aksi menyampaikan orasi dengan tertib tanpa adanya gangguan ketertiban umum. Ia mengapresiasi sikap dewasa peserta dalam menyampaikan aspirasi.
“Kami mengapresiasi peserta aksi yang menunjukkan kedewasaan dalam menyampaikan aspirasi. Semua berlangsung tertib, damai, dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Susatyo juga mengimbau masyarakat dan peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban dan keamanan barang bawaan, serta memperhatikan keselamatan anak-anak yang ikut dalam kegiatan tersebut.
“Kami mengimbau kepada peserta aksi agar berhati-hati terhadap barang berharga seperti perhiasan, HP, dan dompet. Juga kepada orang tua yang membawa anak kecil, mohon tidak sampai terpisah,” jelasnya.
Arus lalu lintas di sekitar Monas diberlakukan secara situasional menyesuaikan dengan jumlah massa. Polisi menyarankan warga yang tidak berkepentingan di area tersebut untuk menggunakan jalur alternatif guna menghindari kemacetan.
“Kami terus melakukan rekayasa lalu lintas secara situasional. Masyarakat yang tidak berkepentingan diimbau mencari jalur lain agar perjalanan tidak terganggu,” tuturnya.
Selain pengamanan, polisi juga menyiapkan posko kesehatan bagi peserta yang kelelahan serta kantong parkir resmi di kawasan IRTI dan sekitar Monas.
“Kami minta seluruh kendaraan peserta parkir di kantong-kantong parkir yang sudah ditentukan. Jangan parkir sembarangan karena dapat menyebabkan kemacetan,” pungkasnya.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
