Sejumlah perahu dari barang bekas ditampilkan dalam Festival Parade Perahu Cinta Lingkungan (Cilung) 2025, pada Minggu (28/9). (Istimewa)
JawaPos.com-Pemprov DKI Jakarta menargetkan proyek penataan Banjir Kanal Barat (BKB) rampung pada akhir 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya besar mempercantik wajah kota sekaligus menjaga kualitas lingkungan hidup ibu kota.
Baca Juga: Menurut MBTI, 6 Tipe Kepribadian Ini Sulit Jatuh Cinta, Cek Apakah Gebetanmu Salah Satunya!
Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup (Asbang LH) Sekda DKI Jakarta Afan Adriansyah Idris menyatakan, penataan sungai merupakan prioritas utama Pemprov.
"Beberapa waktu lalu, Bapak Gubernur telah melakukan susur sungai sebagai bagian dari evaluasi lapangan. Salah satu fokus kami saat ini adalah penataan Banjir Kanal Barat (BKB), yang ditargetkan rampung pada akhir 2026," ujar Afan, Senin (29/9).
Ia menambahkan, keberhasilan program ini tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah. Masyarakat juga punya peran besar dalam menjaga kebersihan sungai.
"Mari kita mulai dari hal kecil, seperti menjaga kebersihan sungai dan tidak membuang sampah sembarangan. Sungai bersih adalah tanggung jawab bersama," ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta Asep Kuswanto menyebut, Festival Parade Perahu Cinta Lingkungan (Cilung) 2025 menjadi salah satu cara memperkenalkan sungai sebagai ruang publik yang menarik.
"Melalui festival ini, kami ingin menunjukkan bahwa sungai bisa menjadi bagian dari gaya hidup warga Jakarta yang positif dan berkelanjutan. Antusiasme masyarakat yang hadir hari ini membuktikan bahwa mereka ingin terlibat langsung dalam menjaga sungai," ujar Asep.
Festival ini diharapkan dapat mengubah cara pandang warga terhadap sungai. Bukan sekadar saluran air, tapi juga tempat interaksi, edukasi, dan rekreasi yang sehat.
Asep juga menuturkan, Pemprov DKI telah melakukan sejumlah langkah konkret untuk menekan pencemaran sungai.
Langkah tersebut antara lain pembersihan 13 sungai besar di Jakarta, pembangunan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) domestik dan terpadu, serta pelaksanaan Jakarta Sewerage System untuk pengelolaan limbah rumah tangga.
"Namun, semua upaya ini tidak akan maksimal tanpa kesadaran dan partisipasi warga. Kami mengimbau masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah dan tidak membuang limbah rumah tangga maupun industri ke sungai," tegasnya. (*)

Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Kronologi Beckham Putra Nyaris Bersitegang dengan Penonton usai Laga Indonesia vs Mozambik
Prediksi Skor Meksiko vs Afrika Selatan Grup A Piala Dunia 2026: El Tri Diunggulkan Menang di Laga Pembuka!
Timnas Afrika Selatan di Piala Dunia 2026: Daftar Lengkap Skuad, Statistik, dan Jadwal Pertandingan
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
8 Pertanyaan Pribadi yang Tidak Boleh Ditanyakan Pada Orang Lain, Tidak Peduli Seberapa Baik Mereka Mengenal Seseorang Menurut Psikolog
Harga BBM Pertamina Terbaru: Pertamax Naik Jadi Rp 16.250 per Liter Mulai 10 Juni 2026
Resmi! 9 Pemain Persebaya Surabaya Hengkang, Era Baru Bernardo Tavares Dimulai dengan Cuci Gudang
