
Ilustrasi petugas Damkar memadamkan api. (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Jumlah korban kebakaran di DKI Jakarta dalam periode 2021 hingga 2025 cukup memprihatinkan. Data terbaru mencatat ada 163 korban meninggal dunia dan 451 orang mengalami luka-luka akibat peristiwa kebakaran di Ibu Kota.
Berdasarkan rekapitulasi, korban kebakaran paling banyak berasal dari masyarakat. Tahun 2023 tercatat sebagai salah satu periode dengan lonjakan tinggi, yakni 46 korban meninggal dan 139 korban luka-luka.
Kota Administrasi Jakarta Barat dan Jakarta Timur mendominasi jumlah korban luka, sementara Jakarta Selatan juga mencatat angka cukup besar dalam kasus kebakaran yang terjadi selama lima tahun terakhir.
Tak hanya masyarakat, petugas pemadam kebakaran juga menjadi korban saat bertugas di lapangan. Dalam kurun waktu 2021–2025, ada 36 kasus luka yang menimpa petugas.
Puncaknya terjadi pada 2024, dengan 21 kasus luka ringan dan berat yang dialami petugas ketika berusaha memadamkan api di berbagai titik wilayah DKI Jakarta.
Kepala Bidang Pencegahan Kebakaran Disgulkarmat DKI Budi Haryono memastikan, tidak ada korban jiwa yang menimpa petugas ketika bertugas. Menurutnya, hal ini disebabkan para petugas selalu menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) selama bertugas.
"Karena kan kita di lengkapi dengan APD (alat pelindung diri). Juga penggunaan BA atau breathing apparatus (alat bantu penapasan)," ujarnya kepada JawaPos.com.
Budi juga mengatakan, berbagai pelatihan juga terus dilakukan kepada petugas guna meningkatkan kapasitas mereka. Diharapkan tidak terdapat kecelakaan fatal selama bertugas.
"Pertama harus ada latihan-latihan kemudian juga penggunaan alat pelindung diri juga harus sendiri kita, baik PJLP maupun ASN harus menggunakan APD dengan lengkap," katanya.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
