Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 September 2025 | 17.14 WIB

Halte Senen Sentral Resmi Berganti Nama Jadi "Jaga Jakarta", Gubernur Pramono Anung Beberkan Alasannya

Nama halte Transjakarta Senen Sentral diubah menjadi Halte Jaga Jakarta, Senin (8/9). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Nama halte Transjakarta Senen Sentral diubah menjadi Halte Jaga Jakarta, Senin (8/9). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merubah nama halte Transjakarta Senen Sentral, Jakarta Pusat, Senin (8/9). Kini, halte tersebut resmi berganti nama menjadi Halte Jaga Jakarta.

Diketahui, halte Senen Sentral merupakan salah satu halte yang dibakar oknum tak bertanggung jawab saat aksi unjuk rasa di Jakarta pada Jumat (29/8).

"Kenapa perubahan nama ini dilakukan? Karena yang pertama, sebagai bagian kita untuk menjaga Jakarta secara bersama-sama. Supaya kejadian ini tidak terulang kembali, maka saya bersama jajaran balik kota memutuskan untuk merubah Halte Sentral Jakarta ini, menjadi Jaga Jakarta," ujar Pramono usai peresmian, Senin (8/9).

Pramono menegaskan, perubahan nama ini bukan sekadar simbol, melainkan ajakan agar masyarakat ikut serta menjaga Jakarta. Menurutnya, dalam menjaga Jakarta diperlukan peran berbagai pihak, termasuk masyarakat.

"Tidak mungkin menjaga Jakarta hanya dilakukan oleh pemerintah tanpa keterlibatan peran serta masyarakat secara sepenuhnya," katanya.

Gubernur Pramono juga menyampaikan terima kasih kepada warga Jakarta yang sebelumnya telah bergotong-royong dalam memperbaiki kerusakan sejumlah fasilitas umum di Jakarta. 

Mantan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) itu memastikan seluruh aktivitas transportasi di Jakarta kini sudah kembali normal. Untuk itu, tarif murah Rp 1 kini sudah tidak berlaku lagi.

"Dalam kesempatan ini saya bersyukur sekali bahwa seperti apa yang saya sampaikan, tidak lebih dari tujuh hari, sudah normal kembali. Dan hari ini mohon maaf, tarifnya juga sudah normal kembali," ungkapnya.

Amuk Massa Ojol di Kwitang, Halte Transjakarta Senen Porak-Poranda

Aksi massa yang menuntut keadilan bagi driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan berubah ricuh di kawasan Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, Jumat malam (29/8).

Kericuhan pecah setelah massa melempari aparat kepolisian yang bertahan di depan Markas Satuan Brimob Polda Metro Jaya. Tidak berhenti di situ, amukan massa juga meluas hingga merusak fasilitas publik di sekitar Senen.

Salah satu yang paling terdampak adalah Halte Transjakarta Senen Sentral. Fasilitas vital transportasi warga Jakarta itu dihajar ratusan massa hingga rusak parah.

Halte yang berada di jantung kawasan Senen itu diobrak-abrik hingga kaca-kacanya pecah berantakan. Bahkan, api sempat terlihat berkobar di salah satu bagian halte yang biasanya ramai digunakan penumpang Transjakarta.

Banyak massa masuk ke dalam halte dan melakukan pengrusakan. Beberapa bahkan terlihat mengambil barang-barang yang ada di dalam.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore