Polda Metro Jaya amankan 54 pelajar yang berencana ikut demo buruh, 120 pelajar sebelumnya sudah diamankan. (istimewa)
JawaPos.com - Ratusan pelajar yang mencoba bergabung dengan massa aksi demo buruh di DPR rela bolos sekolah. Mereka datang sengaja dari berbagai daerah di luar Jakarta karena ikut ajakan di media sosial (medsos). Sampai siang ini, sudah 276 pelajar yang dicegah ikut demo. Mereka diamankan oleh polisi dan langsung diedukasi. Namun, beberapa pelajar kedapatan membawa busur panah,
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Ade Ary Syam Indradi menyampaikan bahwa pihaknya sudah menggali informasi dari para pelajar tersebut. Bukan hanya asal daerah dan asal sekolah, petugas menanyakan sumber informasi yang membuat para pelajar itu rela bolos sekolah untuk bergerak ke DPR. Hasilnya, para pelajar tersebut mengaku dapat kabar dari medsos.
”Hasil komunikasi rekan-rekan kapolres di lapangan, maksud dan tujuan mereka berangkat adalah benar akan ikut melaksanakan unjuk rasa. Dari mana mereka mendapatkan informasi itu, dari medsos ada ajakan atau provokasi medsos,” kata Ade Ary.
Berdasar laporan dari petugas di lapangan, Ade Ary menyatakan bahwa sebagian pelajar menggunakan seragam. Namun, ada juga yang tidak menggunakan seragam. Mereka juga mengaku bolos sekolah dan tidak izin kepada orang tua masing-masing. Untuk itu, para pelajar tersebut langsung diedukasi dan diberikan penekanan bahwa mereka seharusnya melaksanakan kewajiban belajar di sekolah.
”Mereka sebagian berseragam, tidak izin orang tuanya, bolos dan ini jam pelajaran. Ini menjadi keprihatinan dan perhatian kita bersama,” kata dia.
Untuk itu, Polda Metro Jaya mengajak semua pihak untuk memberikan atensi terhadap hal tersebut. Jangan sampai para pelajar dimanfaatkan untuk ikut bergabung dalam aksi demo. Sebab, bukan hanya mengabaikan kewajiban mereka untuk belajar, para pelajar tersebut berisiko terluka apabila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Beruntung, ratusan pelajar sudah berhasil dicegah bergabung dalam aksi demo buruh di DPR hari ini. Kedepan, pihaknya berharap semua pihak terkait lebih aktif dalam upaya pencegahan dan edukasi kepada para pelajar agar tidak ikut berdemo. Saat ini, kata dia, Polda Metro Jaya sudah mulai aktif menyuarakan hal itu dengan cara datang ke sekolah-sekolah.
”Setiap saat melakukan Police Goes To School, kami berkomunikasi dengan sekolah-sekolah, pihak sekolah,” kata dia.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
