Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 28 Agustus 2025 | 15.06 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Batalkan Jakarta Fund dan Ganti Dengan Obligasi Daerah, Aset Rp 168 Triliun jadi Modal

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertindak sebagai inspektur upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Balai Kota. (Masria Pane/Jawa Pos) - Image

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bertindak sebagai inspektur upacara HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Balai Kota. (Masria Pane/Jawa Pos)

JawaPos.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan membatalkan rencana pembentukan Jakarta Fund.

Keputusan ini diambil setelah Pramono melakukan kajian mendalam dan berdiskusi langsung dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani serta sejumlah ahli keuangan.

Pramono mengungkapkan, keputusan membatalkan Jakarta Fund bukan langkah spontan, melainkan hasil pertimbangan panjang terkait regulasi dan risiko.

"Tentang Jakarta funding. Jadi setelah mempelajari peraturan-peraturan yang ada dan saya sudah berkomunikasi, berkonsultasi dengan Ibu Menteri Keuangan dan juga para ahli di bidang ini," ujar Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (27/8).

Sebagai pengganti Jakarta Fund, Pemprov DKI akan mendorong penerbitan obligasi daerah atau municipal bond.

Skema ini memungkinkan Pemprov menerbitkan surat utang untuk membiayai pembangunan infrastruktur serta berbagai program strategis.

Investor nantinya akan memperoleh bunga secara rutin serta pengembalian dana pokok saat jatuh tempo.

"Yang paling gampang, paling strategis yang bisa di-encourage dari Jakarta itu adalah municipal bond. Saya akan melakukan itu," tutur Pramono.

Pramono menilai, opsi municipal bond lebih aman dibanding Jakarta Fund. Apalagi, Jakarta memiliki aset sebesar Rp 168 triliun, yang bisa dijadikan modal awal. 

"Jakarta ini kan tadi disampaikan punya aset kurang lebih Rp 168 triliun. Jadi asetnya aja bisa digunakan untuk menjadi modal awal di municipal bond tadi," terangnya. 

Diketahui, Jakarta Fund merupakan salah satu program yang dijanjikan Pramono - Rano Karno saat kampanye Pilkada DKI Jakarta lalu.

JakartaFund akan dibentuk sebagai sumber daya keuangan yang dikelola secara profesional dan tepat sasaran.

Program ini menjamin tambahan dana APBD yang akan dialokasikan untuk modal kerja, menciptakan lapangan pekerjaan, dan memberikan pelatihan bersertifikat, serta penyediaan pangan murah bagi warga Jakarta.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore