
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal II-2025 tercatat sebesar 5,12 persen. (istimewa)
JawaPos.com – Perekonomian DKI Jakarta terus menunjukkan tren positif di tengah dinamika ekonomi global dan domestik. Berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS), pertumbuhan ekonomi ibukota pada triwulan II 2025 tercatat sebesar 5,18 persen (yoy), meningkat dari triwulan sebelumnya (4,95 persen). Angka itu juga lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,12 persen (yoy).
Pertumbuhan ekonomi Jakarta tidak hanya fokus Pemprov DKI, tetapi juga pemerintah pusat. Sebab, kontribusi Jakarta terhadap ekonomi nasional cukup besar, mencapai 16,61 persen.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta Ricky Perdana Gozali menuturkan, pertumbuhan ekonomi itu bersumber dari beberapa sisi. Pertama, dari sisi permintaan yang ditopang Konsumsi Rumah Tangga (RT) dan Investasi. Konsumsi RT tumbuh 5,13 persen (yoy), meski sedikit melambat dari triwulan sebelumnya (5,36 persen).
"Kuatnya konsumsi masyarakat didorong oleh periode libur sekolah, cuti bersama, dan hari besar keagamaan seperti Paskah, Waisak, Idul Adha, dan Tahun Baru Islam," terangnya. Selain itu, peningkatan konsumsi RT itu juga didorong oleh kebijakan pemerintah yang memberikan insentif berupa diskon tarif transportasi dan jalan tol pada periode libur anak sekolah.
Sementara Investasi yang juga turut menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Jakarta, karena angkanya melonjak signifikan menjadi 5,50 persen (yoy). Sangat meningkat karena triwulan sebelumnya, angkanya 2,89 persen. Kenaikan ini didorong oleh pembangunan proyek strategis pemerintah dan swasta yang bersifat multi tahun, tercermin dari peningkatan impor barang modal.
Lalu, dari sisi eksternal, ekspor tumbuh tinggi 17,26 persen (yoy) berkat peningkatan ekspor nonmigas. Kenaikan itu juga sejalan dengan membaiknya ekspor otomotif, perhiasan, mesin dan pesawat mekanik, maupun produk kimia.
"Impor juga naik dari 16,24 persen menjadi 16,99 persen (yoy), meliputi semua jenis barang impor, dari barang konsumsi, bahan baku, hingga bahan baku," imbuhnya. Di sisi lain, konsumsi pemerintah sebesar 5,16 persen (yoy) juga menyokong pertumbuhan ekonomi Jakarta.
"Namun, angka itu sedikit melambat dibandingkan triwulan sebelumnya yang mencapai 9,22 persen. Hal itu seiring normalisasi belanja pegawai dan belanja bansos setelah berlangsungnya Idul Fitri pada triwulan 1 tahun 2025," katanya.
Selanjutnya, pertumbuhan ekonomi dari juga ditopang dari sisi lapangan usaha, dengan sektor perdagangan tumbuh 5,91 persen (yoy), meningkat tajam dibanding triwulan sebelumnya (4,35 persen). Pertumbuhan itu ditopang meningkatnya aktivitas masyarakat selama masa liburan dan HBKN.
Lapangan usaha informasi dan komunikasi juga mencatat pertumbuhan tinggi, yakni 5,65 persen (yoy). Ini ditopang oleh tingginya penggunaan data dan internet serta peningkatan jumlah penonton bioskop selama libur sekolah.
Sektor lapangan usaha lainnya, seperti konstruksi, jasa perusahaan, akomodasi dan makan minum, serta transportasi dan pergudangan juga tumbuh tinggi berkat tingginya mobilitas masyarakat pada periode libur anak sekolah, cuti bersama, serta HBKN.
Ke depan, Bank Indonesia bersama Pemprov DKI Jakarta akan terus bersinergi memantau indikator ekonomi dan menjaga momentum pertumbuhan. "Fokus kami adalah menciptakan pertumbuhan yang tinggi, inklusif, dan berkelanjutan agar Jakarta semakin kompetitif sebagai kota global," tambahnya.(rya/)

Daftar Pemain Timnas Argentina dan Aljazair di Grup J Piala Dunia 2026
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Inggris dan Kroasia di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Daftar Pemain Swedia dan Tunisia di Piala Dunia 2026
Prediksi Susunan Pemain Timnas Brasil vs Maroko: Vinicius Junior dan Achraf Hakimi Siap Saling Sikut di Piala Dunia
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Prediksi Skor Jerman vs Curacao di Piala Dunia 2026: Der Panzer Siap Menggila di Laga Perdana
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
