
Anak-anak pejuang kanker dan Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia bermain di KidZania, Pacific Place, Jakarta. (Istimewa)
JawaPos.com – Tangis haru dan tawa bahagia mewarnai “Piknik Edukatif” yang digelar Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia di KidZania, Pacific Place, Jakarta hari ini, Rabu (23/7).
Kegiatan ini menghadirkan momen langka bagi anak-anak pejuang kanker untuk sejenak melupakan rasa sakit dan tekanan pengobatan, sambil bermain dan belajar peran seperti layaknya anak-anak pada umumnya.
Acara yang digelar dalam rangka menyambut Hari Anak Nasional 23 Juli ini merupakan bagian dari layanan psikososial Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia.
Program ini secara khusus dirancang untuk memberikan dukungan mental dan emosional bagi anak-anak dengan kanker, yang selama ini lebih banyak bergelut dengan pengobatan intensif.
“Piknik Edukatif sebagai salah satu program pendampingan psikososial dilakukan untuk tetap bisa menghadirkan kesempatan bagi anak dengan kanker untuk berkembang dan belajar,” ujar Tyas Amalia, Ketua Yayasan Pita Kuning Anak Indonesia.
Bukan sekadar hiburan biasa, “Piknik Edukatif” menjadi oase penyemangat bagi puluhan anak pejuang kanker dan saudara kandung mereka.
Didampingi orang tua masing-masing, mereka disambut dengan penampilan teater yang dibawakan langsung oleh anak-anak Pita Kuning yang sebelumnya mengikuti kelas akting.
Keceriaan makin memuncak saat mereka menjajal berbagai profesi impian seperti Pilot, Pemadam Kebakaran, Dokter Gigi, Agen Detektif, Pembalap, hingga Pembuat Kue. Salah satu orang tua menyampaikan betapa pentingnya momen ini bagi buah hatinya.
“Kegiatan Piknik Edukatif ini sebagai obat untuk menghibur hati anak yang berjuang melawan kanker. Jadi kalau anak bahagia, saya pun ikut bahagia,” ucapnya.
Yayasan Pita Kuning menekankan pentingnya dukungan psikososial dalam proses pemulihan anak dengan kanker.
Berdasarkan kajian Social Support and Childhood Cancer Survivors: A Systematic Review (2006-2022) oleh Avril Deegan, dukungan sosial terbukti mampu melindungi anak dari stres, kecemasan, depresi, hingga gangguan suasana hati.
Melalui kegiatan ini, diharapkan publik bisa ikut andil memperjuangkan hak anak dengan kanker agar tetap bisa berkembang secara optimal, bukan hanya dari sisi medis, tapi juga secara mental dan emosional.

Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
13 Rekomendasi Tempat Liburan di Malang dengan Pilihan Wisata Alam, Hiburan, dan Spot Santai yang Membuat Pikiran Lebih Fresh
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Tak Perlu lagi Pusing Parkir, Ini Rute Transjakarta Paling Pas ke Indonesia Arena GBK
