
Ilustrasi siswa baru (MAHENDRA ADITYA/RADAR KUDUS)
JawaPos.com–Suasana hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 3 Tangerang Selatan (Tangsel) diwarnai insiden tak biasa. Akses utama menuju sekolah di Kelurahan Benda Baru, Pamulang, ditutup warga sekitar dengan pagar dan portal yang digembok.
Akibat aksi tersebut, para siswa terpaksa berjalan kaki cukup jauh dan mencari jalan alternatif lewat sisi samping sekolah. Bahkan, guru-guru yang membawa kendaraan roda dua dan empat tidak bisa masuk ke area sekolah.
"Masih digembok portalnya sama warga. Belum tahu kapan akan dibuka, warga masih menolaknya, lantaran para anak-anak warga di sekitar sekolah banyak yang enggak keterima," ujar petugas keamanan SMA Negeri 3 Tangsel Agung Senin (14/7).
Penutupan ini merupakan bentuk aksi protes warga terhadap sistem penerimaan peserta didik baru (PPDB), khususnya jalur domisili yang dinilai tidak berpihak kepada warga sekitar. Mereka merasa anak-anak yang tinggal di sekitar sekolah justru tersingkir, meskipun memiliki nilai tinggi.
"Anak-anak yang rumahnya berdekatan dengan sekolah memiliki nilai bagus, namun tidak diterima hanya karena selisih koma," kata Ketua RW 015 Benda Baru Mujianto.
Mujianto menjelaskan, dari 64 calon siswa yang tinggal di sekitar SMA Negeri 3 Tangsel dan mendaftar, hanya 16 orang yang lolos seleksi. Itu pun dengan nilai di atas 90. Kondisi ini membuat warga geram dan turun langsung melakukan aksi penolakan.
"Saat SMA Negeri 3 Tangsel ini didirikan, dulu ada perjanjian sekolah boleh berdiri di sini dengan catatan jika warga sekitar bisa bersekolah di sini," lanjut Mujianto.
Penutupan akses sekolah oleh warga juga terjadi di SMA Negeri 6 dan SMP Negeri 17 Tangerang Selatan (Tangsel). Penyebabnya pun sama yakni banyak warga sekitar yang tidak diterima di sekolah tersebut.

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
