Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 Juli 2025 | 22.28 WIB

Tragis! Santri Tewas Tertimbun Longsor di Puncak Bogor, Tertimpa Tebing 15 Meter Saat Masak di Dapur Pesantren

Petugas BPBD Kabupaten Bogor mengevakuasi jasad seorang santri yang meninggal dunia akibat tertimbun longsor di Kecamatan Megamendung Puncak, Kabupaten Bogor, Sabtu (5/7). (Foto BPBD for Radar Bogor) - Image

Petugas BPBD Kabupaten Bogor mengevakuasi jasad seorang santri yang meninggal dunia akibat tertimbun longsor di Kecamatan Megamendung Puncak, Kabupaten Bogor, Sabtu (5/7). (Foto BPBD for Radar Bogor)

JawaPos.com – Bencana longsor kembali menelan korban jiwa di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Seorang santri asal Cianjur ditemukan meninggal dunia usai tertimbun longsor setinggi 15 meter di Kecamatan Megamendung pada Sabtu malam (5/7/2025).

Dilansir dari Radar Bogor (JawaPos Group), jasad korban berhasil dievakuasi pada Minggu pagi (6/7) dan langsung dilarikan ke RSUD Idham Cholid Ciawi.

Korban diketahui bernama Muhammad Resa, 22 tahun, warga Kampung Baros, Desa Sukataria, Kecamatan Karang Tengah, Kabupaten Cianjur. Ia merupakan santri di salah satu pondok pesantren di Megamendung.

“Namanya Muhammad Resa, umurnya 22 tahun. Korban sudah ditemukan meninggal dunia,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor, Adam Hamdani, kepada Radar Bogor, Minggu (6/7).

Peristiwa tragis itu terjadi saat korban sedang berada di dapur pesantren bersama seorang rekannya bernama Suhendar. Hujan deras yang mengguyur kawasan Puncak membuat Sungai Cirangrang meluap dan menggerus tebing setinggi 15 meter hingga akhirnya longsor menimpa lokasi mereka.

“Akhirnya Resa (korban jiwa) tertimbun. Temannya atas nama Suhendar sempat ke dorong material lalu kebawa banjir namun dia masih bisa menyelamatkan diri,” terang Adam.

Tak hanya menelan korban jiwa, bencana longsor ini juga menyebabkan kerusakan parah pada belasan rumah dan bangunan pondok pesantren di sekitarnya. BPBD mencatat ada 13 unit rumah warga yang terdampak langsung akibat longsor.

“Situasi akhir untuk saat ini kondisi material longsoran belum dibersihkan, dan dibutuhkan penanganan lebih lanjut dari instansi terkait,” ucapnya.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore