Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Juni 2025 | 04.23 WIB

Atasi Banjir Rob Jakarta Utara, Gubernur Pramono Bangun Tanggul Raksasa Sepanjang 1,4 KM di Muara Angke

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pembangunan tanggul mitigasi banjir rob di Penjaringan, Jakarta Utara, pada Kamis (12/6). (Istimewa) - Image

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pembangunan tanggul mitigasi banjir rob di Penjaringan, Jakarta Utara, pada Kamis (12/6). (Istimewa)

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta membangun tanggul sepanjang 1,4 kilometer di kawasan Muara Angke, Jakarta Utara. Langkah itu diyakini dapat menjadi solusi jangka menengah dalam mengatasi banjir rob, sambil menunggu megaproyek tanggul laut atau National Capital Integrated Coastal Development (NCICD) yang digagas pemerintah pusat rampung.

"Sebagai bagian dari dukungan sepenuhnya Pemerintah Jakarta terhadap gagasan NCICD yang akan segera dilakukan oleh Pemerintah Pusat bersama dengan Pemerintah Jakarta, Pemerintah Jakarta memulai hal baru untuk penanganan yang bersifat jangka menengah terlebih dahulu," ujar Gubernur Jakarta Pramono Anung, di Muara Angke, Kamis (12/6).

Pramono menyoroti wilayah yang kini menjadi permukiman itu dulunya adalah kawasan laut yang ditimbun. Kondisi itu membuat proses pembangunan tanggul tidak semudah membalik telapak tangan.

"Alhamdulillah sekarang sudah disepakati tadi Pak Erwin sudah menyampaikan, Pak Lurah, Pak Camat, dan juga ada hadir Wali Kota Jakarta Utara sudah menyampaikan bahwa ini sudah clear. Artinya segera dilakukan pembangunan," katanya.

Tanggul yang dibangun tahun ini akan ditinggikan sekitar 2,5 meter, dan ditargetkan rampung pada Desember 2025. Tahun depan proyek ini akan berlanjut dengan tambahan 1 kilometer, menjadikan total panjang tanggul 2,4 kilometer.

"Karena ini bukan pekerjaan yang gampang dan kami secara sungguh-sungguh seperti yang berulang kali saya sampaikan penanganan banjir untuk banjir rob ini, terutama di Muara Angke, yang nanti dalam jangka panjang untuk NCICD-nya akan ada di tempat ini," tegas Pramono.

Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi Jakarta Ika Agustin Ningrum menyebut proyek tahun ini memakan biaya sekitar Rp 52 miliar. Namun, belum diketahui pasti berapa anggaran yang dibutuhkan dalam membangun tanggul pada 2026. 

Dia memperkirakan tanggul ini akan melindungi area seluas 120 hektare dan menyentuh sekitar 282 bangunan. "Jadi luasan yang akan dilindungi kurang lebih 120 hektare. Bangunan yang terdampak kurang lebih 282 bangunan," ungkap Ika.

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore