Ilustrasi pisau yang digunakan pelaku melukai korbannya
JawaPos.com - Polres Metro Jakarta Utara (Jakut) telah memeriksa enam orang saksi dalam kasus dua pemuda saling tusuk di Tanjung Priok, Jakarta Utara (Jakut). Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara AKBP Benny Cahyadi menyampaikan bahwa enam orang saksi itu terdiri atas kerabat pelaku, kerabat korban, dan empat orang warga sekitar.
Berdasar informasi yang sudah diperoleh penyidik dari Polres Metro Jakut, pelaku dan korban merupakan rekan kerja dan teman satu kos. Keduanya berinisial AP dan SG. Korban meninggal dunia berinisial SG mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan ke rumah sakit pada Pada Rabu (22/1). Sementara SG selamat namun masih kritis.
”Sudah ada enam orang saksi (yang diperiksa), empat orang di TKP, kemudian ada kerabat dari pelaku dan korban,” terang dia kepada awak media pada Jumat (24/1).
Peristiwa saling tusuk tersebut terjadi di wilayah Kelurahan Papanggo. Persisnya di RT 09/RW02. Sejauh ini, polisi belum tahu persis motif maupun alasan di balik peristiwa itu. Mereka masih melakukan pendalaman dan menunggu pelaku yang dirawat di rumah sakit karena kritis untuk meminta keterangan. Kasus tersebut ditangani bersama Polsek Tanjung Priok.
”Dalam hal ini, kondisi terakhir pelaku itu masih dalam kondisi kritis. Karena memang ada beberapa luka tusuk pada bagian tubuh pelaku dan memang korban sendiri sudah dinyatakan meninggal dunia. Proses sampai hari ini, kami masih melakukan otopsi terkait penyebab kematian, termasuk melakukan visum secara luar kepada korban,” terang Benny.
Menurut perwira menengah Polri dengan dua kembang di pundak itu, korban meninggal dunia dengan tujuh luka tusuk dan sayatan. Informasi itu diperoleh dari hasil visum sementara. Benny menyebut, ada beberapa luka tusuk dan sayatan di bagian leher, telinga, tangan, dan bagian tubuh lainnya, Pihaknya juga masih menunggu hasil visum lengkap. Sejumlah barang bukti juga sudah diamankan oleh polisi.
”Terkait dengan peristiwa, kami dapatkan barang bukti di TKP, yaitu ada gunting, termasuk pisau cutter. Untuk hasil yang kami dapatkan, kemungkinan pelaku menggunakan pisau cutter dan gunting itu,” imbuhnya.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
