Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 November 2024 | 19.07 WIB

Cilincing Salah Satu Wilayah dengan Pemain Judi Online Terbanyak di Jakarta, Menkomdigi Meutya Hafid dan Pj Gubernur Turun Tangan

Menkomdigi Meutya Hafid dan Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi menghadiri Acara Edukasi dan Pelatihan Literasi Digital di RPTRA Intiland Teduh, Semper Barat, Cilincing, Jakut, Selasa (12/11). - Image

Menkomdigi Meutya Hafid dan Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi menghadiri Acara Edukasi dan Pelatihan Literasi Digital di RPTRA Intiland Teduh, Semper Barat, Cilincing, Jakut, Selasa (12/11).

 
JawaPos.com - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid dan Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi menghadiri Acara Edukasi dan Pelatihan Literasi Digital dengan Tema "Pencegahan dan Penanganan Judi Online (Judol) di Lingkungan Sekolah dan Masyarakat" di Semper Barat, Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (12/11/2024).
 
Pantauan JawaPos.com, Meutya Hafid dan Pj Teguh mulanya melakukan sosialisasi di RPTRA Intiland Teduh. Di sana mereka, menggandeng Ustadz kondang Muhammad Nur Maulana alias Ustadz Maulana. 
 
Setelah sosialisasi kepada ibu-ibu dan anak-anak, Meutya Hafid dan Pj Teguh melanjutkan sosialisasi ke SMAN 92 Jakarta yang tak jauh dari RPTRA. Menkomdigi Meutya Hafid mengatakan, wilayah Cilincing merupakan salah satu daerah dengan jumlah pemain judi online (judol) tertinggi di Jakarta.
 
Untuk itu, diharapkan orang tua ikut berperan menjauhi anak-anak dari judi online. "Karena katanya di Cilincing ini salah satu yang judolnya tertinggi di DKI Jakarta. Kita harus melihat data, ini data PPATK ya," ujar Meutya Hafid di RPTRA Intiland Teduh, Jakarta Utara, Selasa (12/11/2024).
 
Ia menjelaskan, saat ini sebanyak 200 ribu anak Indonesia di bawah usia 19 tahun sudah terlibat judi online. Kemudian, anak di bawah 10 tahun sebanyak 80.000 pemain. 
 
"Karena kami tidak bisa menjangkau rumah-rumah tangga. Karena sekarang, tadi kalau datanya di bawah 19 tahun ada 200 ribu. Di bawah 10 tahun ada kurang lebih 80.000. Dia pakai akun-akun orang tuanya. Bisa mengakses biasanya lewat games," terangnya.
 
"Ini yang tidak mungkin kami dari Kementerian jangkau sendiri. Kami harus kerja sama dengan ibu-ibu, orang tua, ibu-bapak di rumah untuk mengawasi anak-anaknya," sambung Meutya Hafid.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore