
Pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut dua Dharma Pongrekun dan Kun Wardana Abyoto mengikuti debat pertama pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta tahun 2024 di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Minggu (6/10/2024). (Dery Ri
JawaPos.com - Dharma Pongrekun memiliki rekam jejak yang terlegitimasi secara akademik maupun karier dengan menempati sejumlah posisi strategis di Polri. Ahli keamanan siber itu meraih gelar magister manajemen dan hukum dari Universitas Gadjah Mada dan Universitas Bhayangkara Jakarta. Dharma juga dianugerahi gelar doktor kehormatan bidang kemanusiaan oleh Master Business Campus University, Depok, pada 2023.
Lahir di Palu, Sulawesi Tengah, 12 Januari 1966, Dharma pensiun pada 2024 sebagai komisaris jenderal. Selama 36 tahun bertugas sebagai polisi, Dharma punya pengalaman yang sangat luas dalam berbagai bidang penegakan hukum, terutama reserse dan keamanan siber. Salah satu puncak kariernya adalah ketika menjabat wakil kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Dia juga pernah menjabat deputi bidang identifikasi dan deteksi BSSN. Selain itu, Dharma menduduki berbagai posisi strategis lainnya di kepolisian, termasuk sebagai perwira tinggi Bareskrim Polri, kepala Biro Perencanaan dan Administrasi (Karorenmin) Bareskrim Polri, serta direktur tindak pidana narkoba (Dirtipnarkoba) Bareskrim Polri.
Jalur Independen
Dharma berdalih memilih jalur independen saat mencalonkan diri sebagai gubernur Jakarta karena tak ingin di bawah kontrol pemodal. ’’Agar murni perjuangan ini betul-betul untuk menyelamatkan rakyat dari kepentingan pemodal,’’ kata Dharma.
Selama ini, dia menilai bahwa pemilihan kepala daerah yang dilakukan secara langsung itu kerap dikuasai pihak yang memiliki kekuatan besar. ’’Tahu sendiri pemilu pakai modal kan? Modalnya dimiliki oleh kekuatan mereka yang besar,’’ ujar Dharma.
Pada 2019 Dharma mencalonkan diri sebagai pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi, tapi gagal. Dua tahun berselang, namanya populer terkait dugaan penyebaran informasi yang menyatakan bahwa penggunaan handphone dapat merusak sel tubuh manusia. (ygi/c7/ttg)

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
