Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 Juli 2024 | 02.56 WIB

Muhammad Yoga, Petugas PPSU Jakarta Pusat yang Juga Kreator Konten Kuliner dan Wisata

 

Petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) Kelurahan Kenari, Jakarta Pusat, Muhammad Yoga. (Istimewa)

Dulu Dicibir Soal iPhone, Kini Kerap Di-Endorse

JawaPos.com–Muhammad Yoga kini mendapatkan buah dari ketekunan menjadi kreator konten. Penghasilan petugas kebersihan atau penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) Kelurahan Kenari, Jakarta Pusat, itu pun ikut naik.

Setahun belakangan Yoga semakin sibuk. Selain menyelesaikan pekerjaan di wilayah Kelurahan Kenari, dia harus rutin menyisihkan waktu untuk membuat konten media sosial. Sekitar 160 ribu pengikut di TikTok dan 11 ribu di Instagram selalu menanti konten terbaru seputar rekomendasi tempat makan maupun destinasi wisata.

Di TikTok, dia sudah mendapat kan 7,2 juta like atas konten-kontennya. Yoga amat serius menggarap konten media sosial. Sebab, dia sejak awal memang ingin menjadi kreator konten demi mengangkat perekonomian keluarga.

Pria kelahiran 5 Mei 1999, itu bekerja sebagai PPSU sejak 2018, bermodal ijazah SD. Dia putus sekolah setelah ibunya meninggal pada 2014 saat tengah mengandung anak kembar. Sementara itu, ayahnya bekerja sebagai tukang loak.

’’Tapi, dari menjadi PPSU, alhamdulillah bisa sekolahkan adik-adik. Saya bisa kejar paket B dan C, jadi punya ijazah SMA,’’ ujar Yoga.

Pada 2020, Yoga mulai membuat berbagai konten. Dari cover lagu hingga kehidupan sehari-hari. Perlahan, aktivitas ngontennya mulai konsisten. Namun, jumlah penontonnya masih minim.

Untuk modal ngonten, Yoga harus menyisihkan Rp 300 ribu sebulan. Apalagi, kontennya bertema food and travel yang butuh modal. Kala itu, setiap bulan dia membuat minimal tiga konten.

Mulai konten jajan di UMKM bermodal Rp 20 ribu hingga yang perlu uang lebih banyak. Pada 2023, salah satu konten Yoga tentang kisah hidupnya tiba-tiba viral dengan 2,1 juta like.

’’Banyak respons sih, kayak ngeliat konten-kontennya Yoga juga sebelum-sebelumnya. Jadinya ikut naik semua,’’ lanjut Yoga.

Berawal dari situ, konten-konten Yoga makin laris. Dia juga mulai dilirik sejumlah pemilik produk untuk beriklan di akunnya.

’’Seneng sih, bangga sama diri sendiri. Sebab, kayak ternyata sebuah proses itu bisa menghasilkan sesuatu ke depannya,’’ ucap Yoga.

Suatu ketika, setelah diundang ke salah satu siniar (podcast), Yoga membeli ponsel iPhone 11. Pembelian itu dijadikan konten dan viral. Namun, muncul banyak komentar bernada cibiran.

’’Kenapa sih kayak tukang sapu aja megangnya iPhone 11,’’ ucap Yoga menirukan cibiran warganet.

Tak sedikit pula yang menganggapnya hedonis. Menurut Yoga, warganet tak tahu bahwa ponsel itu merupakan impian sejak memutuskan terjun sebagai kreator konten. Selama tiga tahun, tiap bulan dia menabung Rp 50 ribu hingga ratusan ribu rupiah.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore