Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 8 September 2023 | 04.58 WIB

Viral, Air Sumur Warga Gunungsindur Tercampur BBM, Diduga Berasal dari Tangki SPBU yang Bocor

Viral di media sosial, seorang warga Gunungsindur tengah memperlihatkan video air yang bercampur dengan bensin. (Pojok Satu)

JawaPos.com – Viral di media sosial, seorang warga Gunungsindur tengah memperlihatkan video air yang bercampur dengan BBM. Bercampurnya air dengan BBM diduga karena kebocoran pada tangki SPBU.

Dikutip dari akun Instagram @bogorsiaga112, pada Kamis (7/9), video tersebut memperlihatkan aksi seseorang yang mencoba membakar kertas yang telah dicelupkan ke air. Tak disangka, kertas itupun dengan mudah terbakar.

Kepolisian setempat telah melakukan pengecekkan terkait air sumur yang bercampur BBM di kampung Nagrog, Desa Pengasinan, Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor.  Menurut laporan, terdapat sebanyak 12 rumah warga alami pencemaran air.

"Hasil pengecekan yang kita lakukan ke rumah warga  diduga pencemaran tersebut brasal SPBU yang berada sekitar 300 meter dari pemukiman warga. Dari pendataan yang kita lakukan tersebut total terdapat 12 rumah warga mengalami pencemaran air," kata Kapolsek Gunungsindur, Kompol Budi Santoso, dikutip Jawa Pos dari Pojok Satu (Jawa Pos Grup), pada Kamis (7/9).

Garis polisi telah terpasang di sekitar rumah warga yang sumurnya tercemar guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Selain iu, warga juga dihimbau untuk tidak melakukan aktifitas di area tersebut, hingga penanganan yang dilakukan oleh pihak SPBU selesai.

Dugaan tercemarnya air sumur warga Gunungsindur disinyalir berasal dari rembesan tangki SPBU yang lokasinya tidak jauh dengan rumah warga. Bercampurnya air dengan BBM ini bukan hal yang baru bagi warga setempat.

Sebelumnya, warga tidak ambil pusing karena telah alami hal tersebut selama kurang lebih tujuh tahun. Namun, pada Rabu (6/9) malam, air makin parah dengan berubahnya air menjadi berwarna biru disertai bau khas bensin yang cukup menyengat. 

"Kurang lebih 6 sampai 7 tahun itu sudah ada baunya. Kita sudah nggak pakai untuk minum dan cuci karena bau dan berwarna kayak pertamax (biru)," kata Irsyad, salah satu warga setempat.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore