
Tempat kejadian perkara (TKP) laboratorium di Kampus IPB University, Dramaga, Kabupaten Bogor, yang terbakar dan menyebabkan satu mahasiswi yang tengah bertugas meninggal.
JawaPos.com–Kepolisian Sektor (Polsek) Dramaga, Polres Bogor, mengungkapkan, mahasiswi Institut Pertanian Bogor (IPB) University Laila Arika Sari meninggal dunia karena luka akibat terkena ledakan di sebuah laboratorium.
”Dimana sebuah ledakan terjadi di Laboratorium GC Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak lantai 4 Fakultas Peternakan Kampus IPB Dramaga Bogor, pada 18 Agustus,” kata Kapolsek Dramaga AKP Budi Sehabudin seperti dilansir dari Antara di Bogor, Senin (21/8).
Dia menjelaskan, Laila Atika Sari, mahasiswi S2 itu mengalami luka bakar akibat ledakan tersebut. Saat kejadian korban sedang melakukan penelitian S2 terkait analisis lemak bahan pakan menggunakan metode soxlet.
”Dia menjadi korban atas ledakan tersebut,” tutur Budi Sehabudin.
Kepolisian telah menggelar oleh tempat kejadian perkara (TKP) guna menyelidiki penyebab ledakan yang menghebohkan mahasiswa di sekitar laboratorium.
”Pada saat kejadian, mahasiswa yang berada di sekitar laboratorium pun sempat melakukan pertolongan kepada korban, dan berusaha memadamkan api,” terang Budi.
IPB University juga membentuk tim khusus untuk menginvestigasi peristiwa kebakaran laboratorium yang menyebabkan satu mahasiswa, Laila Arika Sari meninggal dunia. Rektor IPB University Prof Arif Satria mengatakan, tim tersebut melakukan koordinasi untuk menetapkan langkah-langkah penanganan dari kebakaran di laboratorium kampus IPB University, Dramaga.
Tiga tim tersebut memiliki fungsi berbeda, pertama tim investigasi yang akan bekerja sama dengan kepolisian. Tim itu akan menggali kronologis detail kejadian, termasuk memeriksa prosedur baku (SOP) dan hal-hal lain yang perlu diketahui.
”Tim evaluasi laboratorium yang melakukan pemeriksaan alat-alat dan fasilitas pada seluruh laboratorium di IPB University, khususnya alat-alat laboratorium yang berisiko tinggi saat digunakan,” papar Arif Satria.
Selain itu, lanjut dia, tim keselamatan kerja di kampus untuk memastikan keselamatan kerja, baik dalam kegiatan akademik, pengabdian pada masyarakat, maupun dalam hal kehidupan kampus pada umumnya termasuk ketertiban dan keselamatan lalu lintas.
Laila Atika Sari mengalami luka bakar akibat terjebak dalam ruang laboratorium yang terbakar Jumat (18/8), sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah berhasil dievakuasi dari ruang laboratorium, Laila dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Medika Dramaga untuk mendapatkan pertolongan pertama.
Namun, rumah sakit tersebut tidak dapat menangani secara maksimal luka yang diderita Laila. Sehingga, pasien dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk mendapat perawatan lebih intensif. Setelah mendapat penanganan intensif dari tim dokter RSCM, pada Sabtu (19/8) sekitar pukul 10.00 WIB, Laila Atika Sari dinyatakan meninggal dunia.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
