Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 22 Agustus 2023 | 04.32 WIB

Polisi Ungkap Mahasiswi IPB Meninggal karena Terkena Ledakan di Lab

Tempat kejadian perkara (TKP) laboratorium di Kampus IPB University, Dramaga, Kabupaten Bogor, yang terbakar dan menyebabkan satu mahasiswi yang tengah bertugas meninggal. - Image

Tempat kejadian perkara (TKP) laboratorium di Kampus IPB University, Dramaga, Kabupaten Bogor, yang terbakar dan menyebabkan satu mahasiswi yang tengah bertugas meninggal.

JawaPos.com–Kepolisian Sektor (Polsek) Dramaga, Polres Bogor, mengungkapkan, mahasiswi Institut Pertanian Bogor (IPB) University Laila Arika Sari meninggal dunia karena luka akibat terkena ledakan di sebuah laboratorium.

”Dimana sebuah ledakan terjadi di Laboratorium GC Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak lantai 4 Fakultas Peternakan Kampus IPB Dramaga Bogor, pada 18 Agustus,” kata Kapolsek Dramaga AKP Budi Sehabudin seperti dilansir dari Antara di Bogor, Senin (21/8).

Dia menjelaskan, Laila Atika Sari, mahasiswi S2 itu mengalami luka bakar akibat ledakan tersebut. Saat kejadian korban sedang melakukan penelitian S2 terkait analisis lemak bahan pakan menggunakan metode soxlet.

”Dia menjadi korban atas ledakan tersebut,” tutur Budi Sehabudin.

Kepolisian telah menggelar oleh tempat kejadian perkara (TKP) guna menyelidiki penyebab ledakan yang menghebohkan mahasiswa di sekitar laboratorium.

”Pada saat kejadian, mahasiswa yang berada di sekitar laboratorium pun sempat melakukan pertolongan kepada korban, dan berusaha memadamkan api,” terang Budi.

IPB University juga membentuk tim khusus untuk menginvestigasi peristiwa kebakaran laboratorium yang menyebabkan satu mahasiswa, Laila Arika Sari meninggal dunia. Rektor IPB University Prof Arif Satria mengatakan, tim tersebut melakukan koordinasi untuk menetapkan langkah-langkah penanganan dari kebakaran di laboratorium kampus IPB University, Dramaga.

Tiga tim tersebut memiliki fungsi berbeda, pertama tim investigasi yang akan bekerja sama dengan kepolisian. Tim itu akan menggali kronologis detail kejadian, termasuk memeriksa prosedur baku (SOP) dan hal-hal lain yang perlu diketahui.

”Tim evaluasi laboratorium yang melakukan pemeriksaan alat-alat dan fasilitas pada seluruh laboratorium di IPB University, khususnya alat-alat laboratorium yang berisiko tinggi saat digunakan,” papar Arif Satria.

Selain itu, lanjut dia, tim keselamatan kerja di kampus untuk memastikan keselamatan kerja, baik dalam kegiatan akademik, pengabdian pada masyarakat, maupun dalam hal kehidupan kampus pada umumnya termasuk ketertiban dan keselamatan lalu lintas.

Laila Atika Sari mengalami luka bakar akibat terjebak dalam ruang laboratorium yang terbakar Jumat (18/8), sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah berhasil dievakuasi dari ruang laboratorium, Laila dibawa menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Medika Dramaga untuk mendapatkan pertolongan pertama.

Namun, rumah sakit tersebut tidak dapat menangani secara maksimal luka yang diderita Laila. Sehingga, pasien dirujuk ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta untuk mendapat perawatan lebih intensif. Setelah mendapat penanganan intensif dari tim dokter RSCM, pada Sabtu (19/8) sekitar pukul 10.00 WIB, Laila Atika Sari dinyatakan meninggal dunia.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore