
TKP kecelakaan juntaian kabel di Jalan KS Tubun, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat, (28/7) lalu. (Dok. Polres Metro Jakarta Barat)
JawaPos.com - Polisi akan memanggil Suku Dinas Bina Marga Jakarta Barat atas adanya pengemudi ojol yang mengalami kecelakaan hingga akhirnya tewas karena kabel yang menjuntai di Palmerah beberapa waktu lalu.
"Iya, nanti diperiksa," kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Metro Jakarta Barat AKP Agus Suwito kepada wartawan, Jumat (4/8).
Agus menjelaskan, sejauh ini sudah tiga orang yang diperiksa terkait kejadian tersebut. Mulai dari anggotanya sendiri, teman korban, dan pihak keluarga korban.
Sebelumnya, korban jiwa akibat kabel-kabel jalanan yang semrawut di Jakarta kembali terjadi. Polres Jakarta Barat tengah menyelidiki tewasnya seorang pengemudi ojol saat hendak menghindari juntaian kabel di Jalan KS Tubun, Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (28/7) lalu.
Kanit Gakkum Polres Metro Jakarta Barat AKP Agus Suwito mengatakan, korban atas nama Vadim saat itu mengendarai motor dari arah Selatan ke Utara atau dari arah Slipi ke Tanah Abang.
"Di situ TKP terjadi ada sedikit kabel yang melintang diduga untuk pengendara menghindari kabel tersebut sehingga terperosok ke kiri dan masuk ke trotoar. Korban mengalami luka di bagian kepala," ujarnya kepada wartawan, Kamis (3/8).
Saat itu, ia mengatakan korban masih dalam keadaan hidup dan sempat mendapat perawatan di rumah sakit. Namun, beberapa hari kemudian, tepatnya Selasa (1/8), korban dinyatakan meninggal dunia.
"Masih kita lidik, masih kita kembangkan apa sih penyebab langsung," ungkap Agus.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
