Suasana Pasar Tanah Abang Blok G di lantai dua yang terbengkalai
JawaPos.com - Gelap membungkus di tangga menuju Lantai 2 Pasar Tanah Abang Blok G. Bau-bau menyengat dari daging hingga bau pesing bercampur saat memasuki pasar itu. Sudah sejak lama lantai 2 pasar ini sudah tak berpenghuni. Kini, lantai kosong ini diduga menjadi tempat orang mabuk-mabukan hingga mengonsumsi sabu.
Untuk memasuki lantai dua Pasar Tanah Abang Blok G ini sendiri ada banyak opsinya. Mulai dari melalui tangga yang hampir ada di tiap sudut, hingga di tengah-tengah lantai satu dengan menggunakan eskalator.
Tiap tangga ke lantai dua pasti ada gerbang besi berwarna hijau. Sejak dari lantai satu yang menjadi tempat dagang para penjual sayuran hingga daging, lantai dua yang kosong melompong itu memang sudah diselimuti gelap.
Saat hendak ke sana, JawaPos.com mesti menggunakan senter agar dapat melihat isi sekeliling.
Terlihat beberapa petak demi petak dipisahkan oleh tembok kecil di lantai dua itu. Suasananya memang agak seram. Di petak-petak itulah sampah-sampah botol beling hingga botol plastik dengan dua sedotan--seperti untuk mengonsumsi sabu--terlihat.
Menurut Agus (bukan nama sebenarnya), salah satu pedagang makanan di lantai satu, lantai dua sudah tak berpenghuni sejak Presiden Joko Widodo purnajabatan sebagai Gubernur DKI Jakarta pada 2014 lalu. Sejak saat itu, lantai dua di Pasar Tanah Abang Blok G tak jelas tuannya.
Dengan sedikit berbisik, Agus mengatakan bahwa memang ada beberapa orang yang kini seringkali menduduki lantai kosong itu. Namun, ia tak mau merincikan lebih lanjut soal hal tersebut.
"Saya nggak enak. Tapi ya emang suka ada yang di atas," ujarnya saat ditemui JawaPos.com, Jumat (7/7).
Benda diduga Bong Sabu, ditemukan di lantai dua di Pasar Tanah Abang Blok G
Padahal, ia mengatakan bahwa secara rutin petugas kemanan di Blok G menutup seluruh akses masuk ke lantai atas. Pantauan di lokasi, sekitar pukul 16.30-17.00 WIB, petugas keamanan berkeliling ke akses-akses tangga menuju lantai dua, menutup gerbang dan menggemboknya.
Orang lainnya yang berada di pasar itu tetiba ikut nimbrung saat JawaPos.com berbincang dengan Agus. Ia menegaskan bahwa lantai dua sudah tak berpenghuni sejak lama.
Saat ditanya bahwa JawaPos.com menemukan sejumlah botol minuman di lantai atas, ia menjawab bahwa hal itu mungkin perbuatan orang yang tak jelas.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
