Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 24 Januari 2023 | 21.29 WIB

Heru: Sodetan Kali Ciliwung Bisa Kurangi Banjir hingga 10 Persen

Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono mendampingi Presiden Joko Widodo di proyek pembangunan Sodetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur, Jakarta, Selasa (24/1/2023) (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden) - Image

Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono mendampingi Presiden Joko Widodo di proyek pembangunan Sodetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur, Jakarta, Selasa (24/1/2023) (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden)

JawaPos.com-Penjabat Gubernur DKI Heru Budi Hartono mengatakan pembangunan sodetan yang menghubungkan Kali Ciliwung dengan Kanal Banjir Timur (KBT) bisa mengurangi banjir di ibu kota hingga 10 persen.

Saat mendampingi Presiden Joko Widodo meninjau sodetan Kali Ciliwung, Heru menargetkan proyek itu dapat berfungsi pada April mendatang. "Insya Allah di akhir April bisa semua berfungsi dan tentunya mengurangi banjir di Jakarta. Persentasenya 10 persen," kata Heru di proyek pembangunan Sodetan Kali Ciliwung ke Kanal Banjir Timur, Jakarta, Selasa (24/1).

Sodetan Kali Ciliwung ini nantinya dapat mengurangi debit air sebanyak 33 meter kubik pada status Siaga IV, hingga 63 meter kubik per detik pada status Siaga I. Proyek ini membentang dari titik masuk air (inlet) di Sungai Ciliwung kawasan Bidara Cina dan tempat keluarnya air (outlet) di Kanal Banjir Timur kawasan Kebon Nanas, Jakarta Timur.

Adapun penyelesaian proyek Sodetan Kali Ciliwung sempat tertunda selama enam tahun. Pada 1,5 bulan terakhir, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melakukan pembebasan lahan untuk pembangunan sodetan tersebut. Dengan demikian, pengeboran untuk pengerjaan sodetan dapat dilanjutkan kembali setelah terhenti lama.

Setidaknya ada 59 kepala keluarga (KK) terdampak karena pembebasan lahan tersebut. Setelah Sodetan Ciliwung selesai dibangun, upaya penanganan banjir Jakarta akan dilanjutkan dengan memaksimalkan pompa di sungai dan juga normalisasi sungai-sungai yang melintasi DKI Jakarta.

"Kalau Kali Angke sudah beberapa tahun lalu sekitar 2007-2010 sudah dinormalisasi, berikutnya tinggal normalisasi Kali Ciliwung tapi kan bertahap ya tidak sekaligus," kata Heru. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore