
Heru Budi Hartono bersama jajarannya melakukan penanaman ratusan pohon dan ribuan tanaman di sepanjang jalur hijau bawah kolong tol Becakayu pada Jumat (6/1). Foto: Istimewa
JawaPos.com - Tiga bulan sudah Penjabat (Pj) Heru Budi Hartono menjadi orang nomor satu di DKI Jakarta. Dalam evaluasinya di mata DPRD DKI Jakarta, ia dinilai berkomunikasi secara baik dengan mitra kerjanya di legislatif.
"Selama ini baik-baik, saya melihat saat Pak Heru keliling fraksi juga komunikasinya baik, meski agak sedikit serius ya mungkin belum terbiasa bertemu teman-teman," ujar Anggota DPRD DKI August Hamonangan kepada wartawan, Kamis (12/1).
Hanya saja, ia mencatat bahwa salah satu kebijakan Heru yang memang cukup kontroversial adalah dengan memberlakukan pembatasan usia maksimal kepada pegawai Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) maksimal 56 tahun.
"Mungkin bisa Pak Heru menyiapkan solusi untuk teman-teman PJLP yang terdampak pembatasan. Meskipun sudah dieksekusi tapi perlu dipikirkan apalagi menghadapi resesi ekonomi tahun 2023 ini," ungkapnya.
Namun begitu, Wakil Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menyebut bahwa dalam kurun waktu seratus hari memimpin Jakarta, banyak terobosan yang sudah dilakukannya, terutama dalam hal menuntaskan agenda prioritas.
"Seperti terbaru ini kan pembangunan tanggul laut di Tanjung Priok itu, saya kira ini sangat bagus dan gercep antisipasi banjir rob pesisir Utara," ungkapnya.
Selain itu, kelanjutan proyek sodetan Kali Ciliwung-Banjir Kanal Timur (BKT) juga, kata August merupakan bagian dari kerja Heru yang patut diapresiasi karena sebelumnya sempat mangkrak.
Sejak dilantik pada 17 Oktober 2022 lalu, ia menilai bahwa Kepala Sekretariat Presiden itu sudah tancap gas melakukan berbagai terobosan, antara lain membuka lagi pos pengaduan langsung, blusukan, menggalakkan kembali Jumat menanam, dan Inspeksi mendadak (Sidak) ke kantor pemerintah seperti Kelurahan, Kecamatan, dan SKPD di Ibu Kota.
"Secara keseluruhan dari pertama menjabat di DKI, kita harus akui banyak terobosan yang dilakukan. karakter Pak Heru pekerja keras," pungkasnya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
