
Festival musik lokal Berdendang Bergoyang di Istora Senayan, Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, dibatalkan. Istimewa
JawaPos.com - DPRD DKI Jakarta menilai Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI kecolongan terkait membeludaknya orang yang datang ke event musik Berdendang Bergoyang di Istora Senayan, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (29/10) lalu.
"Iya bisa dianggap kecolongan lah ya," ujar Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik Zulkifli kepada wartawan, Senin (1/11).
Oleh karena itu, ia mendukung penghentian konser musik tersebut pada hari ketiga oleh pihak kepolisian. Belum lagi jika berkaca pada tragedi di Itaewon, Korea Selatan, yang juga menimbulkan banyak korban akibat berdesak-desakan.
"Kalau saya secara pribadi mendukung (penghentian event Berdendang Bergoyang)," imbuhnya.
Taufik juga menyoroti bahwa saat ini pandemi belum benar-benar berakhir dan kasus positif Covid-19 masih mengalami penambahan di Jakarta. Hal itu sepatutnya jadi bahan pertimbangan semua pihak untuk menahan diri dalam melakukan kegiatan-kegiatan yang menimbulkan kerumunan.
"Kalaupun ada izin, tapi persyaratannya harus berat. Jaga jarak kemudian pakai masker," tandasnya.
Sebelumnya, Kepolisan Resor Metro (Polrestro) Jakarta Pusat memeriksa lima orang panitia festival musik Berdendang Bergoyang di Istora, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta Pusat, yang dihentikan oleh Kepolisian demi keselamatan penonton.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin mengatakan, kejadian ini diduga karena ketidakprofesionalan panitia dalam menyelenggarakan acara tersebut.
"Ada lima orang yang kami mintai keterangan hari ini terutama yang terlibat dalam kepanitiaan seperti bagian tiket dan lain sebagainya," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Komarudin saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
