Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 Agustus 2022 | 22.54 WIB

Ketua DPRD Akan Evaluasi Kontraktor Atap Halte yang Ambruk

Royyan  Caption: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyatakan PT Transjakarta harus tegas untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada operator bus Transjakarta yang lalai dalam melakukan tugasnya. - Image

Royyan Caption: Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyatakan PT Transjakarta harus tegas untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pada operator bus Transjakarta yang lalai dalam melakukan tugasnya.

JawaPos.com - Atap Halte Bus Transjakarta di depan Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat ambruk. Hal tersebut menjadi sorotan DPRD DKI Jakarta.

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyatakan akan mengevaluasi kontraktor yang menangani halte bus Transjakarta di depan Balai Kota tersebut.

"Kami koreksi, siapa, sih pemenang tender di situ," ujar Prasetyo di Gedung DPRD DKI, Senin (1/8).

Politikus PDIP itu menyayangkan adanya pohon besar menembus atap halte tersebut. Padahal, menurutnya pihak kontraktor bisa berkoordinasi dengan Dinas Pertamanan dan Kehutanan agar dapat menebang pohon tersebut.

"Kan bisa dipotong kalau memang itu prioritas jadi halte. Tapi ini kan enggak, dibuat dibolongin, pohon hidup," paparnya.

"Sekarang apa gunanya pohon di dalam halte?" pungkasnya.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan PT Transjakarta Anang Rizkani Noor tak mau berkomentar banyak soal ambruknya plafon halte di depan Balai Kota DKI. Menurutnya itu adalah urusan kontraktor yang menangani halte tersebut, yaitu PT Wijaya Karya (persero).

"Halte tersebut masih belum dialihkan kepada kami. Jadi itu masih menjadi kewajiban kontraktor," ujarnya.

Sebelumnya, Direktur Operasional PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) Mohamad Indrayana menceritakan kronologi kejadian plafon yang ambruk di halte depan Balai Kota DKI Jakarta. Menurutnya, penyebab ambruknya plafon halte tersebut adalah karena kelalaian petugas yang tengah membangun halte tersebut.

"Ada pekerja yang lalai dan tidak sengaja menginjak rangka plafon yang penggantungnya belum cukup kuat," paparnya saat rapat dengan dengan Komisi B DPRD DKI Jakarta, Senin (1/8).

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore