Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 21 Maret 2020 | 07.31 WIB

Cegah Korona, 153 Pasar di Jakarta Dilakukan Penyemprotan Disinfektan

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Seluruh pasar modern di DKI Jakarta akan dilakukan penyemprotan disinfektan. Hal tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran virus corona (COVID-19), di Jakarta. Penyemprotan disinfektan salah satunya dilakukan di Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Selain itu, penyemprotan disinfektan juga akan dilakukan di 153 pasar di Jakarta

Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Arief Nasrudin menuturkan, penyemprotan disinfektan bertujuan untuk mencegah penyebaran virus corona, di Pasar Mayestik. Penyemprotan dilakukan di seluruh area pasar, dari mulai lantai basement sampai lantai P4. "Hal ini kami lakukan guna mencegah penyebaran virus corona, baik kepada pengunjung, konsumen dan juga para pedagang," kata Arief, Jumat (20/3).

Arief menambahkan, sebelum melakukan penyemprotan disinfektan, pihaknya telah menyampaikan kepada para tenant, pedagang bahkan melalui surat pemberitahuan akan dilakukan penyemprotan di seluruh areal Pasar Mayestik. "Penyemprotan disinfektan dilakukan hari ini. Kita bersihkan tanpa mengganggu pedagang," tambahnya.

Sejak mulai marak penyebaran COVID19, pihak Perumda Pasar Jaya, tengah melakukan pencegahan penyebaran virus corona. Bahkan pihaknya telah mengimbau kepada para pedagang secara langsung dan pasang spanduk, serta surat edaran di beberapa titik strategis. "Yang melayani orang wajib pakai masker dan sarung tangan juga," ujarnya.

Arief menuturkan, pihaknya semaksimal mungkin melakukan upaya pencegahan di setiap pasar di Jakarta. Salah satunya dengan menyiapkan hand sanitizer serta pemeriksaan suhu tubuh, di pintu masuk terbesar. Selain itu, pihaknya telah menutup pintu lainnya sebagai upaya mempersempit ruang gerak pengunjung dan pemeriksaan lebih ketat.

Tak hanya itu, petugas cleaning servis juga harus meningkatkan pembersihan area seperti escalator, lift, toilet bahkan tempat duduk. "Jadi pembersihan dilakukan sampai tiga kali sehari. Area yang banyak bersentuhan dengan kontak pengunjung dan pedagang disemprot," tandasnya.

Sementara, Rizqan Almahdi selaku Manajer UPB Pasar Mayestik menambahkan, di Pasar Mayestik telah memiliki klinik kesehatan. Apabila ada temuan (virus korona), maka orang itu akan dilakukan karantina terlebih dahulu untuk diperiksa kesehatannya lebih lanjut. "Kami juga akan hubungi keluarganya dan kordinasi dengan pihak Puskesmas Kecamatan dan atau RSPP sebagai rujukan suspect virus korona," katanya.

Ia menegaskan, pencegahan virus korona di Pasar Mayestik tidak hanya dilakukan lewat penyemprotan disinfektan saja. Tetapi pencegahan juga dilakukan. Langkah pertama dengan mengoptimalkan petugas kebersihan untuk membersihkan sejumlah sarana dan prasarana yang beresiko terkontaminasi virus korona, seperti pegangan tangga, lift, toilet selasar, kursi, meja makan food court serta lainnya. "Tujuannya agar tetap steril dari virus corona," tambahnya

Mahfudin selaku Kepala Divisi Perawatan Perumda Pasar Jaya mengatakan, untuk Pasar Tebet Barat, Pasar Rumput dan Santa rencana akan dibersihkan atau disemprot disinfektan. "Sejauh ini sudah ada 9 pasar disemprot disinfektan yakni Pasar Induk Kramat Jati, Senen Blok 3, Pasar Baru, Mayestik, Tanahabang Blok B, berikutnya Pasar Santa, Rumput dan Tebet Barat, berikutnya Pasar Klender SS, Jatinegara, Teluk Gong, Koja, Pademangan Timur," ungkapnya.

Editor: Kuswandi
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore