Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Juni 2020 | 22.32 WIB

Hari Pertama PSBB Transisi, Penumpang KRL Naik Hampir Dua Kali Lipat

Petugas TNI memberikan imbauan jaga jarak penumpang KRL jarak fisik di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis (28/5). Kedisiplinan protokol kesehatan di lingkungan KRL itu dilakukan menjelang diberlakukannya tatanan normal baru. FOTO: SALMAN TOYIBI/JAWA POS - Image

Petugas TNI memberikan imbauan jaga jarak penumpang KRL jarak fisik di Stasiun Manggarai, Jakarta, Kamis (28/5). Kedisiplinan protokol kesehatan di lingkungan KRL itu dilakukan menjelang diberlakukannya tatanan normal baru. FOTO: SALMAN TOYIBI/JAWA POS

JawaPos.com - PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) mencatat hingga pukul 10.00 WIB, Senin (8/6), volume pengguna KRL mencapai 140 ribu. Pengguna yang telah melakukan tap masuk di gate elektronik sejumlah 150 ribu orang.

Jumlah ini lebih banyak dibandingkan rata-rata harian yang dilayani saat PSBB, yakni hanya 80 ribu pengguna setiap hari. "Dengan demikian, volume pengguna KRL hingga pagi hari ini saja sudah mendekati volume pengguna KRL dalam satu hari di masa PSBB," kata VP Corporate Communications PT KCI Anne Purba, Senin (8/6).

Menurutnya, peningkatan ini terkait dengan banyaknya masyarakat yang telah kembali beraktivitas sehubungan sejumlah wilayah memasuki masa PSBB transisi. "Frekuensi dan jadwal KRL hari ini telah dikembalikan ke kondisi normal terutama untuk pagi hari,” imbuhnya.

Sejak hari ini, kata dia, PT KCI telah mengoperasikan 935 perjalanan KRL per hari. Jumlah ini bertambah 161 perjalanan dibandingkan frekuensi pada masa PSBB.

Pemprov DKI mengizinkan jumlah maksimal penumpang 50 persen dari kapasitas transportasi publik. Namun, PT KCI sendiri mengikuti aturan dari Kementrerian Perhubungan dan hanya menlayani 35-40 persen dari kapasitas per kereta.

Agar batasan ini dapat diterapkan, upaya yang dilakukan KCI adalah pembatasan masuk stasiun dan KRL. Sehingga pengguna di stasiun-stasiun berikutnya juga dapat terlayani.

"Untuk jarak antara kereta di lintas yang padat seperti Lintas Bogor juga telah dimaksimalkan hingga lima menit, sesuai infrasktur perkeretaapian yang tersedia," jelasnya.

Selama PSBB, KCI melayani 60 pengguna per kereta. Pada PSBB Transisi ini, KCI melayani 74 penumpang per kereta. Dengan bertambahnya pengguna dan pembatasan kapasitas, tentu akan ada antrean terutama pada jam-jam sibuk.

Dari pantauan di sejumlah stasiun, cukup banyak pula pengguna yang baru kembali menggunakan KRL setelah beberapa bulan beraktivitas dari rumah. Sehingga, belum terbiasa dengan protokol kesehatan yang ada.

Di sisi lain, mulai hari ini KCI juga sudah menerapkan aturan pembatasan jam untuk penumpang lansia dan penumpang dengan barang dagangan. KCI juga sudah melarang balita naik KRL.

"Larangan berbicara selama berada di dalam KRL juga telah diterapkan," pungkasnya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore