
Photo
JawaPos.com - Situasi halte Transjakarta pagi ini menjadi sorotan publik. Antrean panjang terjadi imbas kebijakan pengurangan jam operasional di tengah mewabahnya virus korona (COVID-19). Di Halte Puri Beta 2, Ciledug, Kota Tangerang bahkan antrian mencapai 200 meter di luar halte.
Terkait itu, Kepala Divisi Sekretaris Korporasi dan Humas Nadia Diposanjoyo memintar agar masyarakat paham dengan situasi saat ini. Sebab, kebijakan ini dibuat pemerintah untuk mengurangi potensi penularan korona.
"Demi kebaikan kita bersama, Transjakarta menghimbau pelanggan untuk bersabar dan meminta pengertianya untuk tetap menjaga jarak antar individu guna minimalisir penularan COVID-19," kata Nadia dalam keterangan tertulis, Senin (16/3).
Antrean penumpang bus Transjakarta. (Istimewa)
Antrean penumpang bus Transjakarta. (Istimewa)
Nadia menjelaskan, secara terbuka Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan WHO sudah mengumumkan agar bekerja, beribadah dan belajar di rumah. Oleh karena itu, Transjakarta menyarankan kepada masyarakat yang tidak mempunyai keperluan mendesak untuk melakukan tidak bepergian.
Jika terpaksa harus pergi ke luar, masyarakat disarankan untuk tetap mengikuti intruksi dan kebijakan yang telah diumumkan oleh Gubenur DKI Jakarta Anies Baswedan mengenai pembatasan frekuensi operasional Transportasi Umum selama 14 hari ke depan.
"Perlu ditekankan, agar masyarakat yang beraktivitas di luar rumah dan menggunakan Transjakarta untuk tetap mengikuti arahan dari petugas baik yang berada di dalam bus ataupun di halte," jelas Nadia.
Hal ini ditujukan agar pelanggan bisa terarahkan dengan baik demi kenyamanan bersama. Mengingat proses penularan virus korona bisa terjadi dengan sentuhan fisik jarak dekat atau close contact.
Atas dasar itu masyarakat dihimbau untuk sebaiknya membatasi ruang gerak dan bersentuhan dengan individu lain. Berupa membatasi ruang gerak dan berkumpul sementara waktu. "Kedua atur perjalanan sebaik baiknya hindari berpergian di rush hour supaya tidak desak desakan," pungkas Nadia.
Pada hari ini, Transjakarta menurunkan 290 unit bus yang terdiri dari gabungan bus Maxi dan bus gandeng. Armada ini tersebar di 13 koridor Transjakarta. Sedangkan operasional berjalan hanya sampai pukul 18.00 WIB.
Saksikan video menarik berikut ini:
https://www.youtube.com/watch?v=gbQOORUizHw
https://www.youtube.com/watch?v=pMmEfdMBzZQ
https://www.youtube.com/watch?v=OmmptVbu-g4

50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Tahun Tak Terkalahkan! Bernardo Tavares Wajib Jaga Harga Diri Persebaya Surabaya di Derbi Jawa Timur Lawan Arema FC
Pesan Haru dari Ernando Ari! Dukungan Diam-Diam Bikin Milos Raickovic Bangkit di Persebaya Surabaya
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Jadwal Lengkap MotoGP Spanyol 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama dan Mario Aji dari Barisan Belakang di Jerez
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
10 Kebab Paling Enak di Jakarta, Kuliner Timur Tengah yang Cita Rasanya Autentik
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
