
Groundbreaking ITF Sunter dilakukan hari ini, Kamis (20/12)
JawaPos.com - Pemprov DKI Jakarta menggelar penandatanganan perjanjian kejasama (PKS) proyek pengelolaan sampah antara di dalam kota di Intermediate Treatment Facility (ITF) Sunter, Jakarta Utara dengan Badan Usaha Milik Daerah BUMD melalui PT Jakarta Propertindo. Acara dilangsungkan di Balaikota Jakarta, Rabu (16/10).
Pada kesempatan yang sama, ditandatangani pula Perjanjian Jual Beli Listrik (PJBL) atau PPA (Power Purchase
Agreement) antara PT PLN (Persero) dengan PT Jakarta Solusi Lestari (JSL), Perusahaan Patungan PT Jakpro sebagai operator ITF Sunter dengan perusahaan publik Finlandia Fortum.
Penandatanganan PKS dilakukan oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan Direktur Utama Jakpro, Dwi Wahyu Daryoto. “Sesuai Pergub No 33 Tahun 2018, kami diamanatkan untuk melaksanakan proyek ITF sebagai upaya kita bersama mengurangi masalah sampah kota. Proyek pertama kami, ITF Sunter mampu mengubah sampah menjadi energi listrik 35MW dari material 2.200 ton sampah perhari,” kata Dwi.
PPA ITF Sunter senilai USD 11,88 sen per kWh dari fasilitas yang dibangun setelah negosiasi antar pihak dan sumber pendanaan dirampungkan. Pekerjaan konstruksi dimulai dengan land clearing pada Juni 2019. Dilanjutkan dengan pekerjaan awal konstruksi sipil, pile loading test dan land development. Pada fase ini, Jakpro mendapat fasilitas pembiayaan dari Bank DKI sehingga proses pekerjaan berjalan sesuai rencana.
“Kami mengapresiasi PT PLN serta dukungan Kementerian ESDM dalam upaya mewujudkan pembangunan ITF Sunter. Sampah Jakarta 7.500 ton per hari. ITF Sunter bisa mengolah sampah 2.200 ton per hari. Pelaksanaan tugas ini untuk wujudkan wajah baru Jakarta yang bersih dan bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkan,” lanjut Dwi.
Dwi menuturkan, ITF Sunter direncanakan akan mulai beroperasi pada 2022. Fasilitas ITF Sunter terhubung dengan Gardu Induk Kemayoran melalui jalur transmisi 150kV sepanjang 2,2 kilometer. Dengan PKS dan PPA ini, Jakpro ingin mengkampanyekan bahwa material sampah dapat bermanfaat.
“Kami berterima kasih atas kerja sama lintas sektor yang baik. Penanganan sampah adalah tugas bersama yang harus diselesaikan secara terpadu demi keberlanjutan alam dan membantu bumi lestari,” tutup Dwi.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
