Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 10 Mei 2021 | 01.43 WIB

Organisasi Nirlaba Terdampak Covid, AsetKu Berikan Bantuan Sosial

Photo - Image

Photo

JawaPos.com - Sudah lebih dari satu tahun masyarakat Indonesia mencoba hidup berdampingan dengan virus Covid-19. Begitu banyak industri yang terdampak akibat pandemi Covid. Tak hanya sektor industri, organisasi nirlaba/nonprofit seperti panti jompo, panti asuhan, panti sosial remaja dan disabilitas juga merasakan dampak dari pandemi.

Menyadari hal itu, Fintech Peer to Peer Lending (P2P) AsetKu bergerak memberikan bantuan untuk panti di sekitar Jakarta. Bantuan berupa kebutuhan primer dan sekunder telah diterima oleh Panti Sosial Tresna Werdha Budi Mulia 3, Sasana Tresna Werdha Jelambar, Panti Sosial Asuhan Anak Balita Tunas Bangsa, Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama 3, Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya, dan Panti Sosial Bina Netra dan Rungu Wicara Cahaya Batin.

Menurut Kepala Sub Bagian Tata Usaha Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya Rita Winarti pemerintah masih memberikan bantuan dana kepada panti di tengah pandemi ini, namun memang porsinya tidak seperti biasanya, karena dana difokuskan untuk mengatasi pandemi.

’’Selama pandemi warga binaan semakin bertambah. Selama kapasitas panti masih ada kami tidak bisa menolak. Jadi selain dana dari pemerintah, kami juga saling gotong royong untuk keperluan panti dan adanya bantuan dari masyarakat memang sangat diperlukan,’’ urainya.

Bantuan yang diberikan AsetKu beragam sesuai dengan kebutuhan mendesak dari tiap panti namun mayoritas kebutuhan mendesak saat ini berupa peralatan kebersihan. Selain paket kebersihan, keperluan mencuci dan mandi, serta bantuan dana tunai sebesar Rp 52 juta telah disalurkan.

Dana tunai tersebut nantinya akan digunakan untuk perbaikan fasilitas panti seperti teralis tangga, renovasi lapangan, perbaikan pintu kamar dan juga untuk pembelian obat-obatan serta keperluan warga binaan lainnya. Selain itu peralatan untuk menunjang berlangsungnya aktivitas panti juga telah diberikan seperti air conditioner, laptop, kipas angin, serta gerobak sampah.

Rita mengatakan, sebelum pandemi memang segala kebutuhan warga binaan dipenuhi oleh pemerintah dari kepala hingga kaki, namun semenjak pandemi ini dana tersebut digunakan untuk kebutuhan primer saja. Jadi kalau ada fasilitas rusak, atau keperluan aktivitas warga binaan seperti laptop belum bisa terpenuhi saat ini, ya jadi semenjak pandemi ini aktivitas juga agak terbatas.

Andrisyah Tauladan, Direktur AsetKu mengatakan panti jompo, panti asuhan, panti sosial remaja dan disabilitas juga perlu menjadi perhatian instansi dan masyarakat khususnya di kondisi pandemi seperti saat ini. ’’Bantuan ini menjadi bentuk kepedulian kami kepada panti sosial dan semoga dapat menggerakkan masyarakat dan instansi lain untuk ikut membantu,” harapnya. (*)

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore