
Ilustrasi: Pedagang daging sapi saat menjajakan dagangannya di Pasar. (MIFTAHUL HAYAT/ DOk.JAWA POS).
JawaPos.com - Stok daging sapi dan ayam selama bulan suci Ramadan dipastikan aman. Saat ini, tercatat stok daging sapi sebanyak 1.246 ton dan daging ayam 435 ton siap dilepas ke masyarakat.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya Raditya Endra Budiman menyatakan, pihaknya akan menambah impor sapi hidup guna meredam potensi lonjakan harga di pasar. Ratusan ekor sapi asal Australia akan segera merapat ke Jakarta dalam waktu dekat.
"Insya Allah akhir Februari ini akan datang lagi sekitar 500 sampai 600 ekor sapi dari Australia. Itu akan menjadi tambahan stok untuk Jakarta, bahkan jika diperlukan, kami masih memiliki cadangan sekitar 1.000 ekor lagi yang bisa dimanfaatkan untuk membantu stabilisasi harga," ujar Raditya dalam diskusi Balkoters Talk di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (11/2).
Meskipun masyarakat sedang menjalankan ibadah puasa, data statistik justru menunjukkan adanya kenaikan konsumsi daging saat bulan Ramadan. Raditya menjelaskan bahwa tingginya permintaan ini bukan hanya dari rumah tangga, melainkan didorong oleh geliat sektor Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).
"Kalau dilihat dari statistik, penggunaan terbesar itu ada di sektor horeka. Restoran saat berbuka puasa hampir selalu penuh. Itu sebabnya kebutuhan tetap tinggi dan sudah kami perhitungkan dalam perencanaan stok," katanya.
Sebagai informasi, kebutuhan daging sapi di Jakarta dalam setahun mencapai 73.100 ton, sementara ayam menyentuh angka 182.230 ton.
Selain memastikan barang tersedia, Dharma Jaya berkomitmen menjaga kantong warga agar tidak jebol. Untuk daging sapi paha belakang kualitas premium, dipatok harga sekitar Rp 135.000 per kilogram.
Harga ini jauh lebih kompetitif jika dibandingkan harga pasaran yang saat ini berada di kisaran Rp 139.500 hingga Rp 140.000 per kilogram.
"Untuk beberapa jenis potongan lain bahkan bisa lebih rendah lagi. Prinsipnya, kami ingin memberikan harga terbaik bagi masyarakat Jakarta," tambah Raditya.
Jaminan Pemprov DKI: Aman Hingga Idulfitri
Sekdaprov DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menegaskan bahwa pemerintah daerah bertanggung jawab penuh menjaga stabilitas pangan. Berdasarkan laporan yang masuk ke Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, stok pangan diprediksi cukup hingga lebaran usai.
"Untuk stok daging sapi, insyaallah aman. Ketersediaannya diperkirakan cukup sampai selesai Idulfitri," tegas Uus.
Upaya ini juga didukung dengan penguatan infrastruktur, seperti rencana pembangunan cold storage baru berkapasitas 5.000 ton di Cakung dan program pangan murah bersubsidi bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
