
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau pelaksanaan misa malam natal di Gereja Katolik Paroki Keluarga Kudus, Rawamangun. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)
JawaPos.com - Pembangunan puskemas pembantu (pustu) belum merata di Jakarta. Masih ada beberapa kelurahan yang belum memiliki pustu. Oleh sebab itu, Gubernur DKI Pramono Anung menjanjikan masalah pustu itu akan dituntaskan eranya. Yakni, dengan pembangunan pustu yang merata di Jakarta
‘’Mudah-mudahan di-era saya, semua puskesmas pembantunya sudah terpenuhi,’’ kata Pramono.
Berdasar data yang diterimanya, Pramono membeberkan bahwa di Jakarta itu sudah ada ratusan fasilitas kesehatan milik Pemprov DKI. Perinciannya, 44 puskesmas kecamatan dan 267 puskesmas pembantu. Selain itu, ada juga 31 rumah sakit yang melayani BPJS Kesehatan.
Menurutnya, pelayanan puskemas di Jakarta sudah cukup baik. Dia memisalkan Puskemas Kebayoran Lama yang menyediakan 15 layanan kesehatan. Di antaranya, layanan anak dan ibu, bersalin, pengendalian penyakit, hingga pelayanan 24 jam.
‘’Terus terang, di Puskemas Kebayoran Lama saya kaget, karena layanannya hampir sama dengan rumah sakit di daerah. Pelayanan baik, ada 41 dokter umum dan 14 dokter gigi. Jadi, pelayanannya sangat baik,’’ katanya. Dia juga menyebutkan, puskesmas di Jakarta tidak hanya didatangi warga Jakarta, melainkan juga warga daerah penyangga.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Ani Ruspitawati mengakui, sebarannya pustu di Jakarta belum sepenuhnya merata. Namun begitu, mereka akan membangunnya secara bertahap. ‘’Tahun ini, kami akan membangun lima pustu,’’ ujarnya. Namun, dia tidak merincikan lokasi pembangunan tersebut.
Untuk kelurahan yang belum ada pustu, diakunya ada tersebar di wilayah kota administrasi. ‘’Yang belum beberapa tempat di Jakarta Utara dan Jakarta Barat. Nanti bertahap akan dibangun,’’ imbuhnya.(rya/)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
